Pagar Gaib Biosekuriti IPB University, Jurus Peternak Lampung Selatan Lindungi Sapi Induk Laktasi

2 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, TANJUNG SARI – Sekilas tak ada yang aneh dari kandang sapi ini. Tapi ada “pagar gaib” yang jadi jurus peternak Lampung Selatan melindungi sapi induk laktasi.

Ada “pagar gaib” yang kini dikenalkan IPB University kepada peternak di Lampung Selatan.

Bukan pagar dari besi atau tembok, melainkan sistem biosekuriti yang menjadi benteng untuk mencegah penyakit masuk ke kandang dan menyebar ke ternak lainnya.

Langkah ini dinilai penting karena kesehatan ternak berhubungan langsung dengan keberlangsungan usaha peternakan.

Sekali wabah menyerang, kerugian yang muncul bukan cuma soal biaya pengobatan, tetapi juga bisa menggerus produktivitas hingga mengancam aset peternak.

Edukasi mengenai biosekuriti tersebut menjadi bagian dari program Pengabdian Masyarakat Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) 2026 yang digelar Direktorat Riset dan Inovasi (DRI) IPB University di Koperasi Produksi Ternak (KPT) Maju Sejahtera, Desa Wawasan, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan ini diikuti 28 peternak anggota KPT Maju Sejahtera.

Program tersebut mengusung tema “Optimalisasi Performa Produksi Sapi Induk Laktasi melalui Inovasi Sistem Seleksi dan Budidaya Ternak Aplikatif” dan diketuai Dr. Sigid Prabowo.

Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah biosekuriti ternak sapi potong. Materi bertajuk “Melindungi Ternak, Melindungi Rezeki Peternak” disampaikan anggota tim pakar IPB University, Amelia Kamila Islami, S.Pt., M.Si.

Amelia menjelaskan, biosekuriti pada dasarnya merupakan rangkaian tindakan untuk mencegah bibit penyakit masuk ke lingkungan peternakan sekaligus membatasi penyebarannya apabila penyakit sudah muncul.

Karena itu, biosekuriti tak harus dimaknai sebagai teknologi mahal atau sistem rumit.

Justru, banyak langkah pencegahan yang bisa dilakukan melalui kebiasaan sederhana, asalkan diterapkan secara konsisten.

“Biosekuriti itu murah, sementara wabah penyakit sangat mahal harganya,” tegas Amelia di hadapan para peternak.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
2 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU