Kopi Wamena Berpotensi Jadi Destinasi Wisata, Papua Pegunungan Punya Daya Tarik Baru

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAYAWIJAYA – Perkebunan kopi di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, berpeluang menjadi destinasi wisata baru. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI mendorong potensi ini dikembangkan sebagai agrowisata yang tak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Tak hanya kopi, Jayawijaya juga memiliki kekayaan alam, nanas, serta tradisi budaya yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati, mengatakan potensi kopi di Wamena dapat dikembangkan menjadi objek wisata alam yang dikelola masyarakat.

“Potensi kopi di Wamena dapat dijadikan potensi atau objek wisata selain wisata alam lainnya yang dapat dikembangkan oleh masyarakat sehingga mendorong peningkatan ekonomi,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu.

Menurutnya, Jayawijaya memiliki beragam potensi wisata yang bisa dikembangkan untuk menambah pendapatan masyarakat sekaligus mendorong perekonomian daerah.

Perkebunan kopi dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata yang memperkenalkan pengunjung pada proses budidaya, lingkungan perkebunan, hingga potensi hasil pertanian lokal.

Bukan Cuma Kopi, Ada Budaya dan Desa Wisata

Kemenpar juga menyoroti kekayaan adat dan budaya masyarakat Jayawijaya sebagai modal penting untuk mengembangkan pariwisata.

Desa wisata Kumukima dan Aikima menjadi contoh kawasan yang memiliki potensi untuk diperkenalkan lebih luas kepada wisatawan. Pengembangan wisata budaya dan agrowisata diharapkan dapat saling melengkapi sehingga pengunjung punya lebih banyak alasan untuk datang.

“Ada begitu besar potensi wisata utamanya kekayaan adat dan budaya yang ada di sini seperti di desa wisata Kumukima dan Aikima. Kami juga melihat potensi kopi di sini dan itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dijahit bersama untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal (length of stay) wisatawan yang datang ke sini,” katanya.

Salah satu hal yang ingin didorong adalah peningkatan length of stay atau lama tinggal wisatawan. Artinya, pengembangan destinasi tidak hanya berfokus mendatangkan pengunjung, tetapi juga membuat mereka tertarik tinggal lebih lama dan menikmati lebih banyak pengalaman wisata di Jayawijaya.

Kopi dan Nanas Berpeluang Dikembangkan Jadi Agrowisata

Selain kopi, hasil pertanian seperti nanas juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

Ni Luh menilai pengembangan agrowisata membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan pengelolaan yang tepat, potensi pertanian lokal bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata sekaligus membuka peluang usaha bagi warga.

“Kami berharap ke depan sektor pariwisata dapat terus bertumbuh dengan kekuatan akar budaya yang ada di sini maka perlu dijaga dan dirawat baik,” katanya.

Pengembangan tersebut juga perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan serta tradisi lokal agar pertumbuhan pariwisata tidak menghilangkan karakter khas Papua Pegunungan.

Festival Budaya Lembah Baliem Jadi Andalan

Selain wisata alam dan perkebunan, Jayawijaya memiliki Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang rutin diselenggarakan dan menjadi salah satu daya tarik pariwisata daerah.

Festival ini berpotensi menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat tradisi dan kebudayaan masyarakat Papua Pegunungan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU