HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melebihi dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL) mulai diperkuat dengan sistem digital.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut Electronic Traffic Law Enforcement Hub (ETLE Hub) saat ini sudah tersebar di 51 titik pantau.
Sistem tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah mengejar target zero ODOL pada 2027.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan, dari 51 titik yang sudah tersedia, 26 berada di lokasi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), sedangkan 25 lainnya berada di sejumlah ruas jalan tol.
“Saat ini ETLE Hub memiliki 51 titik pantau di antaranya 26 titik pantau di lokasi Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) dan 25 titik pantau di beberapa ruas jalan tol,” kata Aan Suhanan di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan saat peluncuran ETLE Hub sebagai sistem modern dan terintegrasi untuk memperkuat pengawasan sekaligus penegakan hukum terhadap kendaraan angkutan barang.
Bakal Bertambah Jadi 63 Titik
Kemenhub tidak berhenti pada 51 titik. Pengembangan sistem akan terus dilakukan hingga nantinya terdapat 63 titik pantau di UPPKB serta 15 titik pantau yang menggunakan teknologi Weigh In Motion (WIM).
Menurut Aan, ETLE Hub dirancang untuk menghubungkan berbagai sumber data yang berkaitan dengan kendaraan angkutan barang.
Data yang diintegrasikan mencakup identitas dan data teknis kendaraan, hasil penimbangan, hasil uji berkala, hingga perizinan angkutan.
Dengan cara tersebut, pengawasan kendaraan tidak lagi hanya mengandalkan pemeriksaan secara langsung di lapangan.
“Dengan integrasi tersebut, pengawasan dapat dilakukan secara lebih sistematis, terukur dan akuntabel,” ujar Aan pula.
Bukan Sekadar Kamera Tilang
Aan menegaskan ETLE Hub bukan hanya sistem kamera yang bertugas menangkap pelanggaran.
Sistem ini dibangun sebagai integrated enforcement ecosystem yang menghubungkan berbagai perangkat dan sumber data di sektor transportasi darat.
“Yang kita lakukan adalah mendigitalisasi proses yang selama ini telah berjalan secara manual. Bedanya, dengan ETLE Hub prosesnya menjadi lebih cepat, konsisten, transparan, dan dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem lainnya,” ujarnya lagi.
Digitalisasi tersebut juga diharapkan bisa mengubah pola pengawasan kendaraan ODOL yang selama ini cukup bergantung pada pemeriksaan fisik dan jumlah petugas di lapangan.



