Episode Terakhir House of the Dragon Bikin Pilu, Netizen Kaget dengan Kematian Karakter Ini

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Episode terakhir musim ketiga House of the Dragon meninggalkan kesedihan mendalam bagi para penggemar. Salah satu karakter penting, Helaena Targaryen, harus mengakhiri hidupnya setelah sepanjang musim diperlihatkan semakin terpuruk akibat berbagai tekanan yang menghimpitnya.

Helaena, yang tengah mengandung, ditemukan tewas setelah memilih mengakhiri hidup dengan melompat dari jendela kamarnya di Red Keep. Keputusan tersebut menjadi puncak dari perjalanan emosionalnya yang sejak awal musim dipenuhi penglihatan-penglihatan misterius, kesepian, serta rasa kehilangan karena terpisah dari putrinya, Jaehaera.

Kematian Helaena kemudian ditemukan oleh Rhaenyra Targaryen menjelang episode berakhir. Kepergian tersebut tidak hanya menjadi tragedi bagi keluarga Targaryen, tetapi juga diyakini akan mengubah arah perjuangan Rhaenyra dalam perebutan kekuasaan.

Pemeran Helaena, Phia Saban, menyebut akhir perjalanan karakternya memang merupakan sebuah tragedi. Menurutnya, Helaena sudah berada dalam kondisi yang membuatnya tidak lagi ingin menjalani kehidupan seperti sebelumnya.

“Ini adalah sebuah tragedi. Memang itulah perjalanan cerita Helaena. Seperti yang dia katakan sebelumnya, ‘Ini tubuhku dan ini bayiku, dan keduanya telah diabaikan sepanjang hidupku.’ Dia tidak ingin lagi menjalani kehidupan seperti itu dan merasa harus melindungi anak-anak yang masih dimilikinya. Dia hanya berusaha melakukan yang terbaik,” demikian dikatakan Phia Saban dikutip Holopis.com, Selasa (11/8).

Sebelum meninggal, Helaena ternyata meninggalkan bagian terakhir dari sebuah permadani yang sepanjang musim ketiga dikerjakannya. Karya tersebut kemudian menjadi petunjuk penting bagi Rhaenyra mengenai masa depan yang akan dihadapinya.

- Advertisement -

Dalam permadani itu, Rhaenyra digambarkan mengalami kematian setelah terjatuh ke atas deretan paku. Tidak berhenti di situ, terdapat pula gambaran Rhaenyra duduk di Iron Throne dengan darah mengalir dari mahkota di kepalanya dan kobaran api naga mengelilinginya.

Pemeran Rhaenyra, Emma D’Arcy, sebelumnya menyebut Helaena sebagai “jantung moral” dalam cerita House of the Dragon. Menurutnya, kematian Helaena akan membuat Rhaenyra semakin sulit kembali ke jalur kepemimpinan yang lebih moderat.

“Dia mungkin satu-satunya karakter yang dekat dengan kekuasaan tetapi tetap tidak tercemar olehnya,” demikian dikatakan Emma D’Arcy dikutip Holopis.com.

D’Arcy menilai kepergian Helaena seolah menutup kemungkinan bagi Rhaenyra untuk kembali dari jalan yang telah dipilihnya. Kematian tersebut juga berpotensi memperburuk hubungan Rhaenyra dengan Alicent Hightower.

“Kematian Helaena membuat Rhaenyra semakin terikat pada jalan yang telah dipilihnya. Tidak ada jalan untuk kembali setelah itu. Tidak ada lagi jalan menuju bentuk kepemimpinan yang lebih moderat,” demikian dikatakan Emma D’Arcy dikutip Holopis.com.

Kondisi tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu persoalan utama dalam musim keempat sekaligus musim terakhir House of the Dragon. Rhaenyra disebut akan semakin sendirian dalam ambisinya mempertahankan kekuasaan.

Menariknya, kisah Helaena dalam serial HBO tersebut memiliki sejumlah perbedaan besar dibandingkan versi buku Fire & Blood karya George R.R. Martin. Salah satu perubahan paling mencolok adalah tidak adanya Maelor, anak bungsu Helaena, dalam serial.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU