Kenangan Haru Ignasius Jonan untuk Ryamizard Ryacudu: Jenaka, Rendah Hati, dan Suka Menolong

0 Shares

JAKARTA, Holopis.com – Mantan Menhub Ignasius Jonan mengenang Ryamizard Ryacudu sebagai sosok jenaka, rendah hati, dan selalu siap membantu rekan-rekannya.

Wafatnya mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi banyak tokoh nasional.

Salah satunya datang dari mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang mengenang almarhum sebagai sosok jenaka, rendah hati, dan selalu siap membantu orang lain.

Jonan menyampaikan kenangannya saat melayat ke rumah duka Ryamizard di kawasan Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/5/2026).

Kehadirannya menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada rekan sesama anggota kabinet pemerintahan periode 2014-2019.

Menurut Jonan, selama bekerja bersama di kabinet, Ryamizard dikenal memiliki kepribadian yang hangat dan mudah bergaul.

- Advertisement -

Meski pernah menduduki jabatan penting di pemerintahan dan militer, almarhum tetap menunjukkan sikap sederhana dalam kesehariannya.

“Berdua juga di kabinet yang sama. Jadi, 2014 sampai 2019. Jadi, yang saya ingat sih beliau orangnya sosok yang jenaka. Jenaka dan sangat rendah hati,” kata Jonan kepada wartawan.

Bagi Jonan, kesan tersebut menjadi salah satu hal yang paling melekat dalam ingatannya tentang Ryamizard.

Di tengah berbagai tanggung jawab besar sebagai Menteri Pertahanan, Ryamizard tetap mampu mencairkan suasana dengan candaan dan pembawaan yang santai.

Tak hanya dikenal humoris, Ryamizard juga disebut memiliki kepedulian tinggi terhadap rekan-rekannya.

Jonan mengungkapkan bahwa almarhum merupakan sosok yang tidak segan membantu ketika ada pihak yang membutuhkan pertolongan.

Ia menilai sikap tersebut membuat Ryamizard dihormati sekaligus disukai oleh banyak orang, baik di lingkungan pemerintahan maupun di luar tugas kedinasan.

“Beliau ini orangnya yang sangat rendah hati, dan juga sangat mau membantu, dan orangnya happy sih ya, cheerful-lah. Jadi enggak banyak kepikiran ini itu, ya dijalani saja sih, dan sangat friendly,” ujarnya.

Menurut Jonan, karakter ramah dan terbuka yang dimiliki Ryamizard membuatnya mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Sosok mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu juga dikenal mampu membangun hubungan baik dengan banyak orang tanpa memandang latar belakang.

Kabar wafatnya Ryamizard sendiri diakui Jonan cukup mengejutkan. Ia mengaku baru mengetahui informasi tersebut menjelang waktu magrib dan langsung merasa kehilangan.

Pasalnya, meskipun mengetahui kondisi kesehatan Ryamizard beberapa waktu terakhir mengalami penurunan, Jonan tidak menyangka mantan Menhan itu akan berpulang secepat ini.

“Saya mendengar kira-kira tadi sore sebelum magrib, kaget sih ya. Memang belakangan yang saya tahu beliau beberapa kali itu kurang sehat, tapi saya pikir mestinya enggak apa-apa sih. Jadi terkejut saja,” katanya.

Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) pukul 14.03 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Ia wafat pada usia 76 tahun.

Kepergian Ryamizard memunculkan gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, tokoh politik, purnawirawan TNI, hingga masyarakat umum.

Banyak yang mengenang dedikasi dan pengabdiannya selama puluhan tahun untuk bangsa dan negara.

Selama kariernya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu perwira tinggi TNI yang memiliki rekam jejak panjang di dunia militer.

Ia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat sebelum dipercaya menjadi Menteri Pertahanan pada periode pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Namun di balik kiprahnya sebagai tokoh militer dan pejabat negara, banyak kolega yang mengenang Ryamizard sebagai pribadi yang hangat dan mudah berinteraksi dengan siapa saja.

Kesan itulah yang juga dirasakan Ignasius Jonan selama bertahun-tahun mengenalnya.

Bagi Jonan, sosok Ryamizard bukan hanya seorang pejabat tinggi negara, melainkan sahabat dan rekan kerja yang selalu membawa energi positif dalam setiap pertemuan.

Sifat jenaka, rendah hati, dan gemar membantu yang dimilikinya menjadi warisan kenangan yang akan terus diingat oleh orang-orang yang pernah bekerja bersama almarhum.

Kepergian Ryamizard Ryacudu memang meninggalkan duka mendalam.

Namun, berbagai kenangan baik yang ditinggalkannya menjadi bukti bahwa sosoknya telah memberikan kesan kuat bagi banyak orang, termasuk Ignasius Jonan yang mengenangnya sebagai pribadi sederhana dengan hati yang besar.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU