JAKARTA, HOLOPIS.COM – Momen duka di RSUD Pasar Minggu mengungkap sosok Haerul Saleh di mata Mentan Amran, penuh kesan hangat dan profesionalisme.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap kesan mendalam terhadap almarhum Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, saat melayat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Kehadiran Amran menjadi salah satu bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang meninggal dunia usai menjadi korban kebakaran di kediamannya.
Dalam suasana duka yang menyelimuti keluarga besar BPK dan para pelayat, Mentan Amran tidak hanya datang untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga turut mengantar jenazah almarhum ke ambulans yang akan membawa ke rumah duka.
Momen tersebut berlangsung haru ketika sejumlah pejabat dan kerabat dekat memberikan penghormatan terakhir.
Haerul Saleh dikabarkan meninggal dunia setelah insiden kebakaran yang terjadi di rumah pribadinya pada Kamis (7/5/2026).
Peristiwa tersebut berlangsung cepat dan diduga terjadi saat almarhum sedang berada di lokasi renovasi rumah.
Api yang diduga berasal dari sisa bahan mudah terbakar seperti tiner, tiba-tiba membesar dan tidak dapat dikendalikan hingga menyebabkan korban jiwa.
Mentan Amran yang mendapatkan kabar duka tersebut segera menuju RSUD Pasar Minggu.
Setibanya di lokasi, ia langsung menemui keluarga almarhum dan ikut mendampingi proses pemindahan jenazah.
Di hadapan awak media, Amran menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Haerul Saleh.
Ia menilai almarhum sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi serta dedikasi besar terhadap tugas negara.
“Kami keluarga besar Kementerian Pertanian turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Haerul Saleh,” ujar Amran.
Ia juga mengenang almarhum sebagai pribadi yang tenang, sederhana, dan sangat menjunjung profesionalisme dalam bekerja.
Menurutnya, Haerul Saleh adalah figur yang selalu menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
“Beliau adalah pribadi yang baik, tenang, sederhana, dan memiliki komitmen besar dalam menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan yang baik,” lanjutnya.
Amran menambahkan bahwa selama ini almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras yang konsisten dalam menjalankan tugas pengawasan keuangan negara.
Dedikasi tersebut, kata dia, menjadi salah satu warisan moral yang akan dikenang oleh rekan-rekannya di pemerintahan.
“Beliau sosok yang sangat menghargai kerja keras dan selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Kami kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang telah banyak mengabdikan diri untuk Indonesia,” tegas Amran.
Selain menyampaikan kesan pribadi, Mentan Amran juga mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa dan kesalahannya.
Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, dilapangkan kuburnya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ucapnya.
Kabar meninggalnya Haerul Saleh sontak menjadi duka bagi berbagai kalangan, terutama di lingkungan BPK RI dan kementerian/lembaga negara lainnya.
Sejumlah pejabat negara disebut turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum yang dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam bidang pengawasan keuangan negara.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran yang merenggut nyawa pejabat BPK tersebut.
Sementara itu, prosesi penghormatan terakhir terhadap almarhum terus berlangsung dengan suasana penuh duka di tengah keluarga dan kerabat.
Kepergian Haerul Saleh meninggalkan kehilangan mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan kerja dan lingkungan birokrasi yang mengenalnya sebagai sosok berintegritas dan berdedikasi tinggi.

