Warga Kira Rumah akan Dieksekusi, Konstatering Lahan 30 Hektare di Makassar Berujung Ricuh

18 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Proses konstatering atau pencocokan objek lahan seluas sekitar 30 hektare di kawasan Ujung Bori, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/7), diwarnai bentrokan antara warga dan aparat kepolisian.

Kericuhan bermula ketika tim Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama aparat keamanan melakukan pengukuran lahan milik PT Aditarina.

Sejumlah warga yang mengira kegiatan tersebut merupakan langkah awal penggusuran rumah mereka berusaha menghalangi petugas.

Ketegangan pun tak terhindarkan. Massa melempari aparat dengan batu, petasan, hingga bom molotov. Bahkan, beberapa orang dilaporkan melepaskan anak panah busur ke arah personel kepolisian yang berjaga.

Untuk mengendalikan situasi, polisi menembakkan gas air mata dan mengerahkan kendaraan taktis water cannon guna membubarkan massa.

Akibat bentrokan tersebut, sejumlah anggota kepolisian mengalami luka-luka setelah terkena lemparan batu.

- Advertisement -

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan petugas merupakan konstatering atau proses pencocokan objek lahan dalam perkara perdata, bukan pelaksanaan eksekusi.

Menurut Arya, sebagian warga diduga keliru memahami maksud kedatangan petugas sehingga menganggap proses tersebut sebagai upaya pengosongan lahan.

“Situasi berjalan dengan baik namun memang ada masyarakat yang belum memahami konstatering, mereka berpikir ini adalah eksekusi tapi ini bukan,” ujar Arya Perdana di lokasi.

Ia menambahkan, pengamanan kegiatan itu melibatkan 1.090 personel gabungan dari Polda Sulawesi Selatan dan Polrestabes Makassar.

“Ini dilakukan dengan pasukan sebanyak 1.090 orang,” katanya.

Pihak kepolisian menerangkan, konstatering dilaksanakan atas permohonan Badan Pertanahan Nasional sebagai salah satu tahapan dalam proses hukum sebelum eksekusi dilakukan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Lahan yang menjadi objek pengukuran memiliki luas sekitar 30 hektare dan mencakup kawasan permukiman serta area persawahan yang telah bersertifikat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Ronalds Petrus Gerson
Rio Anthony, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU