El Nino Mengintai, Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Makin Kuat

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah menyatakan stok pangan nasional masih dalam kondisi aman meski Indonesia berpotensi menghadapi musim kemarau kering akibat fenomena El Nino. Penguatan cadangan pangan terus dilakukan agar pasokan tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah dapat terpenuhi.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) hingga 20 Juli 2026, Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras yang dikelola Perum Bulog telah mencapai 5,24 juta ton. Jumlah tersebut dinilai menjadi modal penting untuk menjaga ketersediaan beras sekaligus menstabilkan harga apabila produksi terganggu akibat cuaca ekstrem.

Selain cadangan beras nasional, pemerintah juga memperkuat stok melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Hingga akhir Juni 2026, cadangan di tingkat provinsi tercatat sekitar 7,35 ribu ton, sedangkan di tingkat kabupaten dan kota mencapai 13,15 ribu ton yang tersebar di 323 daerah.

Cadangan tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan distribusi, bencana, maupun gejolak pasokan pangan di daerah.

Pemerintah juga terus menjaga ketersediaan sejumlah komoditas strategis lainnya. Per 20 Juli 2026, stok jagung pakan tercatat sebanyak 176 ribu ton. Komoditas ini disalurkan kepada peternak unggas melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) agar biaya produksi tetap terkendali dan harga pangan tidak mengalami lonjakan.

Selain itu, tersedia cadangan minyak goreng sekitar 1 ribu kiloliter yang dikelola Perum Bulog bersama ID Food. Untuk gula konsumsi, pemerintah memiliki stok sekitar 2,79 ribu ton, sedangkan cadangan daging ayam yang dikelola ID Food mencapai 38 ton.

- Advertisement -

Sementara untuk komoditas yang memiliki masa simpan lebih singkat, seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras, pemerintah menilai kebutuhan masyarakat masih dapat dipenuhi dari hasil produksi dalam negeri.

Produksi sejumlah komoditas tersebut hingga kini disebut masih berada di atas kebutuhan konsumsi nasional sehingga pasokan diperkirakan tetap mencukupi sepanjang tahun.

Target Swasembada Lebih Cepat Tercapai

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan ketahanan pangan Indonesia saat ini semakin kuat. Menurutnya, target swasembada pangan yang sebelumnya diproyeksikan tercapai dalam empat tahun justru berhasil diwujudkan lebih cepat.

“Kita sudah swasembada. Bapak Presiden minta kita sudah swasembada, rencana empat tahun, tapi alhamdulillah kita capai dalam waktu satu tahun. Kita sudah tahu bagaimana swasembada jagung, bagaimana swasembada beras. Ini yang paling berat adalah beras, tapi kita bisa wujudkan mimpi kita, gagasan besar Bapak Presiden. Sekarang sudah swasembada beras. Swasembada pangan juga sudah,” ujar Amran, dikutip Selasa (21/7/2026).

Dengan cadangan pangan yang terus diperkuat dan produksi dalam negeri yang masih terjaga, pemerintah optimistis Indonesia memiliki kapasitas yang cukup untuk menghadapi dampak El Nino. Langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah tantangan perubahan iklim.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU