Sebelum Umumkan Mundur, Nanik Ngaku Sering Kena Teror Hingga Buang HP

Oh ya mohon maaf saya sekarang gak punya HP, nomer yang biasa saya pakai sudah saya buang, capai diteror kanan -kiri dan membuang nomer HP ternyata 50 persen dari obat jantung saya.

78 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengaku membuang nomor telepon yang biasa digunakannya karena merasa lelah menghadapi teror dari berbagai arah.

Pengakuan itu disampaikan Nanik melalui unggahan di akun Facebook pribadinya pada Selasa (21/7/2026).

Dalam unggahan tersebut, Nanik mengatakan dirinya kini tidak lagi menggunakan ponsel dan nomor telepon yang biasa dipakainya.

“Oh ya mohon maaf saya sekarang gak punya HP, nomer yang biasa saya pakai sudah saya buang, capai diteror kanan -kiri dan membuang nomer HP ternyata 50 persen dari obat jantung saya🙏,” tulis Nanik.

Nanik tidak menjelaskan secara rinci pihak yang disebut menerornya maupun bentuk teror yang dimaksud.

Namun, dalam unggahan yang sama, Nanik mengungkap tekanan berat yang dirasakannya selama memimpin BGN, terutama terkait tanggung jawab mengelola anggaran negara dalam jumlah besar.

- Advertisement -

Ia mengaku mengalami kekhawatiran berlebihan setiap kali harus menandatangani dokumen atau mengambil keputusan yang berkaitan dengan anggaran.

“Saking takutnya saya memegang anggaran besar, sampai tanda tangan apapun saya tidak mau sendiri harus dua Waka ikut paraf, baru saya mau tanda tangan. Setiap kebijakan saya tanya berulang-ulang,” tulisnya.

Nanik juga menyebut kondisi tersebut turut memengaruhi kesehatannya. Ia mengaku sempat dirawat selama satu pekan dan mengalami sumbatan pada arteri jantung.

“Menurut dokter saya ada sumbatan di arteri jantung yang selain karena kolesterol tinggi, juga dipicu juga oleh stres yang luar biasa!” tulisnya.

Nanik mengatakan, beban tanggung jawab sebagai pimpinan lembaga yang mengelola program besar membuat dirinya mengalami tekanan psikologis.

“Soal membereskan mungkin meski berat saya masih bisa atasi, tapi memegang anggaran besar itu yang membuat saya trauma akut. Saya sampai gak bisa tidur kalau ingat ‘ini duit negara, duit rakyat harus benar dijalankan dan tidak boleh saya kecolongan’,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, Nanik juga menyampaikan keinginannya untuk tidak terlalu lama berada di BGN demi fokus pada kesehatan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU