HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketika matahari musim panas menyengat pesisir Pattaya, Thailand, pada pertengahan Maret 2026, sebuah narasi baru sedang ditulis oleh para kreator visual asal Indonesia.
Bukan lagi sekadar menjadi penonton atau target pasar bagi produk global, industri kreatif tanah air secara resmi memproklamirkan diri sebagai pemain utama dalam rantai produksi internasional.
Melalui ajang bergengsi Asia Pacific Advertising Festival (ADFEST), perjalanan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi panggung pembuktian bagi talenta lokal.
Sebanyak tujuh rumah produksi iklan nasional yang bernaung di bawah Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII) tampil berkolaborasi erat dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.
Langkah berani ini bukanlah tanpa alasan, melainkan sebuah strategi besar untuk menunjukkan bahwa kualitas produksi Indonesia telah setara dengan standar global.
Di bawah sorot lampu Production Hut, delegasi Indonesia tidak hanya memamerkan portofolio visual yang memukau, tetapi juga membawa misi diplomatik ekonomi yang sangat krusial.
Deputi Bidang Kreativitas Media, Agustini Rahayu, menegaskan bahwa ambisi besar ini adalah tentang bagaimana membawa proyek-proyek internasional masuk ke dalam negeri.
Dalam visi besarnya, subsektor periklanan kini diposisikan sebagai mesin pertumbuhan baru yang mampu melesat cepat di tengah kompetisi industri kreatif dunia.
Keriuhan di booth bersama Indonesia menjadi bukti sahih betapa pesona karya anak bangsa mulai mencuri perhatian para pemangku kepentingan dari berbagai negara.
Delegasi dari Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat silih berganti melakukan interaksi untuk menjajaki potensi layanan produksi yang bisa digarap oleh tangan kreatif Indonesia.
Pertemuan bisnis yang terjadi merupakan sebuah negosiasi strategis mengenai masa depan produksi film komersial berskala global yang melibatkan kolaborasi lintas wilayah.
Kini, sekembalinya mereka ke tanah air, semangat kolaborasi tersebut terus dipupuk untuk memastikan karya iklan Indonesia benar-benar merajai layar-layar di seluruh belahan bumi.


