Penulis Skenario Pemenang Palme d’Or Festival Film Cannes 2025 Ditangkap di Iran

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dunia perfilman internasional dikejutkan oleh kabar penangkapan Mehdi Mahmoudian, salah satu penulis skenario film It Was Just an Accident, oleh aparat keamanan Iran. Mahmoudian disebut termasuk dalam tiga aktivis yang ditangkap di Teheran dalam beberapa hari terakhir.

Hingga kini, pihak berwenang Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait penangkapan tersebut, termasuk tuduhan yang dialamatkan kepada mereka yang ditahan.

Namun, distributor film tersebut di Amerika Serikat, Neon, mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut. Informasi ini dilaporkan The Hollywood Reporter, yang dikutip Holopis.com, Selasa (3/2/2026).

Mahmoudian merupakan salah satu kontributor naskah film It Was Just an Accident, yang ditulis bersama sutradara Jafar Panahi, Nader Saeiver, dan Shadhmer Rastin.

Film tersebut meraih Palme d’Or di Festival Film Cannes 2025 dan kini mencatat prestasi lanjutan dengan dua nominasi Piala Oscar 2026, yakni kategori Best Original Screenplay dan Best International Feature.

Penangkapan Mahmoudian diduga berkaitan dengan keterlibatannya dalam surat protes yang ditandatangani 17 tokoh publik Iran terkait penanganan pemerintah terhadap aksi demonstrasi.

Sejumlah nama besar turut menandatangani surat tersebut, termasuk Jafar Panahi, sutradara Mohammad Rasoulof yang kini hidup di pengasingan di Jerman, peraih Nobel Perdamaian Narges Mohammadi, serta aktivis HAM Nasrin Sotoudeh.

Panahi mengungkapkan hubungan dekatnya dengan Mahmoudian yang terjalin saat keduanya sama-sama dipenjara atas tuduhan “propaganda” melawan pemerintah.

“Kami menghabiskan tujuh bulan di balik jeruji besi bersama. Beberapa bulan setelah pembebasannya, ketika saya sedang mengerjakan skenario untuk ‘It Was Just an Accident’ saya memintanya untuk membantu memperbaiki dialog.”

Menurut Panahi, pengalaman Mahmoudian membuat dialog film terasa lebih jujur dan realistis.

“Malam berikutnya, saya membawa Mehdi (Mahmoudian) ke lokasi syuting untuk membantu. Dengan bantuan Mehdi, kami akhirnya berhasil mengambil gambar tersebut.”

Panahi mengaku kehilangan kontak dengan Mahmoudian sekitar 48 jam sebelum kabar penangkapan muncul.

“Beberapa jam kemudian, BBC di Iran secara resmi mengumumkan bahwa Mehdi Mahmoudian, bersama dengan Abdollah Momeni, dan Vida Rabbani, telah ditangkap,” ungkapnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU