HOLOPIS.COM, JAKARTA – Markas Besar TNI mulai memperkuat sistem logistik sebagai fondasi utama dalam mendukung kesiapan operasi militer. Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Logistik (Rakorlog) TNI Tahun Anggaran 2026 +di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, kemarin.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Dukungan Logistik Optimal, TNI Prima’ ini dibuka oleh Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI Mayjen TNI Rudi Puruwito.
Forum tersebut menjadi ajang evaluasi sekaligus penguatan sistem pembinaan logistik di lingkungan TNI agar semakin efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok pertahanan negara.
Dalam sambutan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI yang dibacakan oleh Aslog Panglima TNI, Mayjen Rudi ditegaskan bahwa logistik merupakan faktor penentu keberhasilan operasi militer.
“Sistem pembinaan logistik harus terus ditingkatkan mulai dari proses perencanaan, penganggaran, pengadaan, penyimpanan, penyaluran, pemeliharaan sampai dengan penghapusan, agar dapat melaksanakan dukungan logistik dengan Prima,” kata Mayjen Rudi, dalam keterangan Puspen TNI dikutip pada Rabu, (11/3/2026).
Menurutnya, sistem logistik yang kuat akan memastikan setiap operasi TNI bisa berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Sinergi Logistik Antar Matra
Dalam kesempatan itu, jajaran logistik TNI juga diingatkan untuk meningkatkan sinergi serta integrasi dalam pengelolaan logistik di seluruh matra.
Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci agar distribusi logistik dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran.
“Hilangkan ego sektoral, perkuat data logistik. Kita harus memastikan bahwa dukungan logistik TNI selalu tepat jumlah, tepat waktu dan tepat sasaran,” jelas Mayjen Rudi.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya sistem data logistik yang terintegrasi agar kebutuhan operasional dapat terpenuhi secara akurat.
Diikuti Tiga Matra TNI
Rakorlog TNI TA 2026 diikuti oleh para pejabat bidang logistik dari tiga matra TNI. Hal itu baik yang hadir langsung di Mabes TNI maupun yang mengikuti secara daring melalui video conference.
Forum ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat sistem logistik TNI yang lebih profesional, modern, dan terintegrasi.
Kegiatan tersebut kemudian ditutup oleh Wakil Asisten Logistik (Waaslog) Panglima TNI Brigjen TNI Suprayogi.



