TNI Gagalkan Penyelundupan Senapan Angin dan Bendera Bintang Kejora di Kargo Wamena

0 Shares

HOLOPIS.COM, WAMENA – Pasukan TNI dari Batalyon Pasukan Gerak Cepat (Yon Pasgat) Pos Wamena di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III menggagalkan upaya pengiriman barang-barang yang diduga berkaitan dengan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) melalui jalur kargo udara.

Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari informasi mengenai sebuah paket mencurigakan yang dikirim dari Bandara Sentani, Jayapura, menuju Bandara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Paket dengan nomor resi STNP 2611 6827 itu tercatat atas nama seorang berinisial W-W, yang dalam rilis disebut sebagai Weminus Wandik. Paket dikirim pada Senin, 21 September 2026, menggunakan pesawat kargo Trigana Air.

Informasi mengenai keberadaan paket tersebut diterima pasukan Yon Pasgat Pos Wamena dari personel Yon 462 Pasgat Pos Jayapura.

Menurut Lucky, pemilik paket kemudian menyusul ke Wamena pada Selasa, 22 September 2026, menggunakan maskapai berbeda, yakni Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-0758/SJ-0786.

“Untuk mengelabuhi petugas bandara, W-W terbang ke Wamena keesokan harinya, yakni Selasa, 22 September 2026, dengan maskapai berbeda, yakni Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-0758 / SJ-0786,” demikian keterangan Lucky dalam rilisnya, Kamis (24/9/2026).

W-W kemudian diamankan ketika hendak mengambil paket di gudang kargo Trigana Air, Bandara Wamena.

TNI Sita Senapan Angin hingga Bendera Bintang Kejora

Dari pemeriksaan terhadap paket tersebut, aparat menemukan sejumlah barang yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Barang-barang tersebut meliputi satu pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, teleskop senapan angin, peredam atau silencer, sebilah pisau, tiga unit ponsel, rantai, serta selembar bendera Bintang Kejora berukuran besar.

Senjata Milik Weminus Wandik Holopis
Senjata yang hendak diselundupkan berhasil diamankan.

Lucky menyebut, temuan senapan angin tersebut menjadi perhatian aparat karena menurutnya kelompok TPNPB-OPM memiliki kemampuan memodifikasi senapan angin menjadi senjata yang lebih mematikan.

“Perlu diketahui, TPNPB-OPM saat ini memiliki kemampuan memodifikasi senapan angin menjadi senapan api mematikan, dengan peluru kaliber 5,5 mm,” kata Lucky.

Ia mengklaim, tidak sedikit senapan angin hasil modifikasi yang telah diamankan aparat dari kelompok tersebut, baik saat ditemukan langsung dari anggota kelompok maupun di lokasi persembunyian mereka di kawasan hutan Papua.

Menurut Lucky, senapan angin modifikasi itu diduga digunakan dalam sejumlah aksi kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat di Papua.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU