HOLOPIS.COM, JAKARTA – Antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di Bali menjadi sorotan Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. Ia menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan sejumlah kendala, mulai dari transportasi hingga distribusi dan ketersediaan BBM.
Eddy mengatakan, ia melihat langsung antrean kendaraan saat kembali dari Bali setelah menghadiri kegiatan Bali Climate Week. Menurut dia, persoalan tersebut perlu segera ditangani agar masyarakat tidak terus terbebani.
“Ya, saya juga sendiri baru kembali dari Bali menjadi pembicara di Bali Climate Week dan saya menyaksikan sendiri apa kondisi di mana terjadi antrian yang panjang,” kata Eddy saat doorstop di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/10/2027).
Ia mengaku telah menerima masukan dari sejumlah pihak mengenai persoalan yang terjadi. Pihak-pihak tersebut antara lain Pertamina, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta pelaku usaha yang berkaitan dengan penyaluran BBM.
“Memang ada beberapa kendala yang sudah saya dapatkan juga masukannya, baik itu dari Pertamina, dari instansi yang menangani masalah penyaluran BBM, ya, BPH Migas termasuk pelaku usaha, kendala-kendala di mana kendala-kendala mulai dari kendala di transportasinya, dengan lalu distribusinya, termasuk juga kendala apa namanya di apa namanya BBM yang tersedia,” ujarnya.

Eddy mengatakan pemerintah tengah menangani persoalan tersebut. Ia berharap langkah yang dilakukan dapat mempercepat pemulihan pasokan sehingga antrean panjang tidak terus terjadi.
“Saya kira ini yang sekarang lagi ditangani oleh pemerintah secara cepat,” kata Eddy.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga menyoroti kondisi warga yang harus mengantre dalam waktu lama di tengah cuaca panas. Menurut dia, kebutuhan BBM masyarakat perlu segera terpenuhi agar beban tersebut tidak berlarut-larut.
om
“Saya berharap agar masyarakat yang saat ini memang terbebani ya kasihan kan mengantri, mengantrinya cukup panjang di tengah panas itu bisa segera bisa tertangani dengan kehadiran dari BBM yang sudah ditunggu,” tuturnya.



