RAPBN 2027 Bidik Rp3.426 Triliun, Pemerintah Siapkan Strategi Baru

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah mulai menyiapkan sejumlah langkah untuk mengoptimalkan pendapatan negara pada 2027. Targetnya cukup besar, yakni mencapai Rp3.426 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Target tersebut naik 6,8 persen dibandingkan outlook APBN 2026 yang berada di angka Rp3.208 triliun.

Pemerintah berharap peningkatan pendapatan itu bisa memberi ruang lebih besar untuk membiayai berbagai belanja prioritas, sekaligus menopang transformasi ekonomi dan pertumbuhan nasional.

Plt Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Ferry Ardiyanto mengatakan optimalisasi pendapatan akan dilakukan secara bertahap.

“Kami akan melakukan optimalisasi pendapatan negara secara bertahap dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” jelas Ferry dalam konferensi pers, Rabu (19/8/2026).

Pajak Jadi Sumber Utama

Dari total target Rp3.426 triliun tersebut, penerimaan perpajakan masih menjadi salah satu tumpuan utama pemerintah.

Penerimaan pajak dalam RAPBN 2027 ditargetkan mencapai Rp2.591,4 triliun. Angka ini meningkat 12,1 persen dibandingkan outlook penerimaan pajak 2026 yang diperkirakan sebesar Rp2.310,8 triliun.

Untuk mengejar target tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah. Di antaranya melalui penguatan penegakan hukum, pembenahan sistem perpajakan, serta pemberian insentif perpajakan atau tax expenditure yang dilakukan secara terukur.

Namun, pemerintah memastikan optimalisasi penerimaan tidak dilakukan secara sembarangan.

Ferry menegaskan, kebijakan tersebut tetap memperhatikan kondisi dunia usaha dan investasi, termasuk aspek lingkungan.

“Kendati demikian, ia mengatakan langkah-langkah optimalisasi tersebut akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, dengan mempertimbangkan iklim investasi serta pelestarian lingkungan. Hal ini dilakukan demi menjaga kesehatan dan kesinambungan fiskal.”

“Jadi, kita ingin APBN itu sehat, kredibel, dan berkelanjutan,” tutur dia.

Pendapatan Negara Bakal Dialirkan ke 8 Prioritas

Di sisi lain, tambahan pendapatan negara tersebut akan diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Pemerintah berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang sebelumnya diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Paripurna DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Delapan prioritas tersebut meliputi:

  1. Kedaulatan pangan.
  2. Kemandirian energi dan air.
  3. Pendidikan.
  4. Kesehatan.
  5. Hilirisasi dan industrialisasi.
  6. Infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana.
  7. Penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa.
  8. Penurunan kemiskinan.

Pemerintah menilai kualitas belanja negara juga menjadi bagian penting dari RAPBN 2027. Artinya, bukan hanya mengejar peningkatan penerimaan, tetapi memastikan anggaran yang terkumpul benar-benar memberi dampak terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

APBN 2027 Tetap Ekspansif

Ferry mengatakan desain APBN 2027 tetap diarahkan untuk memberikan dorongan terhadap perekonomian.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU