HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pengusaha sekaligus pemain pasar modal dan investasi, Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti gejolak yang terjadi di pasar modal Indonesia. Ia menilai kondisi tersebut perlu dijadikan momentum untuk memperbaiki tata kelola pasar modal, memperkuat transparansi, dan membuka peluang investasi baru.
Sandiaga menyebut penurunan tajam pasar modal bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga kesempatan untuk melakukan pembenahan agar kepercayaan investor dapat diperkuat.
“Pasar modal kita sedang terjun bebas, tapi bagi saya, ini bisa menjadi momentum untuk berbenah dan membuka peluang baru,” kata Sandiaga dalam pernyataannya, Kamis (22/10/2026).
Ia menegaskan bahwa transparansi perlu diperkuat dan praktik manipulasi harga saham tidak boleh dibiarkan terjadi. Menurutnya, investor juga perlu lebih berorientasi pada investasi jangka panjang dibandingkan hanya mengejar keuntungan dalam waktu singkat.
“Transparansi harus diperkuat, manipulasi harga saham tidak boleh lagi terjadi, dan investor perlu lebih fokus pada investasi jangka panjang,” ujarnya.
Dorong Investasi Sektor Hijau, Digital, dan Kesehatan
Selain pembenahan pasar modal, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut mengajak berbagai pihak untuk tidak terjebak dalam saling menyalahkan atas kondisi yang terjadi. Ia mendorong agar perhatian diarahkan pada langkah konkret untuk memperkuat investasi dan menciptakan peluang ekonomi.
“Nggak perlu saling menyalahkan, sekarang saatnya fokus bekerja dan mendorong investasi di sektor hijau, digital, dan kesehatan yang bisa membuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja,” tuturnya.
Sandiaga menilai sektor hijau, digital, dan kesehatan dapat menjadi ruang pengembangan investasi yang mendukung pertumbuhan usaha serta penciptaan lapangan kerja.
Pernyataan tersebut menekankan dua agenda, yakni pembenahan integritas pasar modal dan pengembangan sektor-sektor ekonomi yang berpotensi menarik investasi.
Meski demikian, Sandiaga tidak merinci indikator penurunan pasar modal yang dimaksud, bentuk manipulasi harga saham yang menjadi sorotan, maupun langkah kebijakan spesifik untuk mendorong investasi di ketiga sektor tersebut.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...