HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perum Perumnas menggandeng PT Paramount Enterprise International untuk menjajaki pengembangan kawasan hunian di sejumlah lahan strategis. Kerja sama ini menargetkan pembangunan lebih dari 14.000 unit hunian di tiga lokasi proyek dengan total luas lahan lebih dari 200 hektare.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah Perumnas untuk mempercepat pengembangan aset sekaligus mendukung penyediaan rumah bagi masyarakat. Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi perusahaan dalam Program 3 Juta Rumah.
Kesepakatan awal antara Perumnas dan Paramount ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan, bersama Presiden Direktur PT Paramount Enterprise International.
Melalui kesepakatan ini, kedua perusahaan akan menjajaki pengembangan hunian tapak di sejumlah proyek strategis Perumnas. Beberapa lokasi yang masuk dalam pembahasan adalah Maros, Parayasa, dan Maja.
Skema kerja sama yang dipertimbangkan mencakup Kerja Sama Operasional (KSO). Namun, pengembangan proyek masih berada pada tahap penjajakan sebagaimana dijelaskan dalam keterangan perusahaan.
Jika target pengembangan tercapai, kolaborasi tersebut diproyeksikan menghasilkan lebih dari 14.000 unit hunian di atas lahan seluas lebih dari 200 hektare yang tersebar di tiga lokasi.
Perumnas Buka Peluang Investasi
Pelaksana Tugas Direktur Utama Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan, mengatakan bahwa kolaborasi dengan mitra menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memaksimalkan potensi lahan yang dimiliki.
“Perumnas memiliki portofolio lahan strategis di berbagai wilayah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Melalui kolaborasi dengan mitra yang memiliki kompetensi, pengalaman, jaringan, serta kapasitas investasi, kami ingin memastikan potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi kawasan hunian yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Imelda dalam keterangannya, di Jakarta, Sabtu.
Menurut Perumnas, keterlibatan mitra strategis diharapkan dapat membuka peluang investasi dan mempercepat pengembangan kawasan. Dengan begitu, aset yang dimiliki perusahaan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan berkelanjutan.
14 Proyek Perumnas Masuk PSN
Perumnas juga memiliki agenda pengembangan yang lebih luas dalam mendukung penyediaan hunian nasional.
Dalam keterangan yang disampaikan, sebanyak 14 lokasi proyek Perumnas telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2026.
Ke-14 lokasi tersebut tersebar di sejumlah wilayah dengan luas lahan sekitar 1.700 hektare. Potensi pengembangannya diperkirakan mencapai 127.000 unit hunian.
Rencana pengembangan mencakup beberapa jenis kawasan, mulai dari perumahan skala besar, hunian berbasis Transit-Oriented Development (TOD), hunian vertikal di kawasan perkotaan, hingga revitalisasi kawasan hunian.
Angka tersebut menggambarkan cakupan potensi pengembangan Perumnas secara keseluruhan, berbeda dari target kerja sama dengan Paramount yang berfokus pada tiga lokasi dan lebih dari 14.000 unit hunian.
Dukung Program 3 Juta Rumah
Pengembangan lahan strategis menjadi salah satu pendekatan yang ditempuh Perumnas untuk mendukung Program 3 Juta Rumah.



