Menhaj Optimistis Pelunasan Bipih Haji 2026 Capai 100 Persen Dalam Waktu Dekat

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan progres pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) di sejumlah daerah menunjukkan capaian yang sangat positif. Pemerintah pun optimistis pelunasan Bipih secara nasional dapat mencapai 100 persen dalam waktu dekat.

“Sumatera Barat hampir 100 persen, Aceh sudah 83 persen dan Sumatera Utara lebih dari 90 persen. Kami optimistis dalam dua hari ke depan pelunasan Bipih bisa mencapai 100 persen secara nasional,” kata Menhaj dalam keterangannya, dikutip Holopis.com, Jumat (9/1/2025).

Seiring dengan progres tersebut, Menhaj menegaskan kesiapan pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyelenggaraan haji tahun ini diarahkan lebih humanis dengan mengedepankan aspek pelindungan jamaah, khususnya melalui penguatan layanan ramah perempuan dan penerapan standar istithaah kesehatan secara ketat.

“Penyelenggaraan haji tahun ini kami arahkan lebih humanis. Jumlah petugas akan kami perbanyak, termasuk pembimbing perempuan, karena mayoritas Jamaah Haji Indonesia adalah perempuan,” ujar Menhaj.

Dari sisi biaya, pemerintah juga mencatat adanya penurunan tarif layanan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) pada musim haji tahun ini. Penurunan tersebut disebut tidak berdampak pada kualitas pelayanan yang diterima jamaah.

“Biaya Armuzna turun dari sekitar SAR 2.300 menjadi SAR 2.100 per jamaah. Penurunan ini tidak mengurangi kualitas layanan karena seluruh kontrak menggunakan skema harga bersih tanpa cashback dan tanpa fee,” katanya.

Selain itu, isu istithaah kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah dalam penyelenggaraan haji 2026. Menhaj menegaskan, penerapan standar kesehatan jamaah akan dilakukan secara tegas sejalan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi.

“Pemerintah Arab Saudi memberi perhatian khusus pada istithaah kesehatan. Pemeriksaan akan dilakukan secara acak dan jemaah yang tidak memenuhi syarat berpotensi dipulangkan. Karena itu, tidak boleh ada pihak yang memaksakan keberangkatan jamaah yang tidak layak secara kesehatan,” kata dia.

Untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan jamaah, Kementerian Haji dan Umrah juga akan melakukan berbagai perbaikan, baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi.

Upaya tersebut mencakup peningkatan layanan embarkasi, optimalisasi pemeriksaan di bandara, seleksi ketat terhadap syarikah, hingga pendistribusian kartu Nusuk sejak embarkasi.

“Semua ini kami lakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan jamaah sejak dari Tanah Air hingga kembali ke Indonesia,” kata Menhaj.

Menhaj turut menekankan pentingnya peran media dalam mengawal penyelenggaraan ibadah haji agar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Media adalah mitra strategis kami untuk memastikan pelaksanaan haji berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak pada keselamatan serta kenyamanan jamaah,” tuturnya.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU