Aokigahara, Hutan Bunuh Diri di Jepang

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aokigahara adalah sebuah hutan yang terletak di kaki Gunung Fuji, Jepang. Hutan ini dikenal luas bukan hanya karena keindahan alamnya yang lebat dan sunyi, tetapi juga karena reputasinya yang penuh kisah horor dan aura misterius. Banyak orang menyebut Aokigahara sebagai hutan bunuh diri.

Dikutip Holopis.com dari National Geograpihc, Aokighara terbentuk dari aliran lava yang membeku ribuan tahun lalu. Tanahnya yang keras dan berbatu membuat akar pohon tidak dapat tumbuh ke dalam, sehingga akar-akar tersebut justru terlihat menjalar ke permukaan. Karena itu, jalur di hutan ini tidak rata dan mudah membuat orang tersesat.

Selain itu, kandungan besi dalam  tanah yang sangat tinggi membuat kompas maupun sinyal ponsel sulit berfungsi. Mereka yang masuk terlalu dalam ke dalam hutan Aokigahara  dapat kehilangan arah atau tersesat bahkan hanya dalam beberapa langkah.

Meski begitu, banyak orang yang masuk ke dalam hutan Aokigahara bukan untuk kembali pulang tetapi mengakhiri hidupnya. Bahkan, di pintu masuk hutan, terdapat papan peringatan dari pemerintah Prefektur Yamanashi. Pesannya bukan tentang bahaya hewan liar ataupun rute pendakian. Melainkan pengingat agar pengunjung berpikir ulang, mengingat keluarga, dan mencari bantuan jika tengah menghadapi masalah berat. 

Bukan sekedar pengingat, kalimat itu ditujukan kepada mereka yang datang dengan niat untuk tidak kembali ke rumah. Hutan ini bukan sekadar ruang alam yang sunyi, tapi saksi dari keputusasaan setiap manusia yang datang menyelesaikan babak kehidupannya.

Seorang fotografer bernama Tomasz Lazar pernah mendokumentasikan benda-benda yang ditinggalkan dari mereka yang mengakhiri hidup di Aokigahara, seperti tenda kecil yang masih terpasang, botol air kosong, jaket tergantung di dahan pohon, hingga tali yang diikat di batang pohon. Dalam mendokumentasikan benda-benda tersebut, Lazar menggunakan film inframerah hitam-putih untuk memotret suasana, membuat pepohonan tampak seperti bersinar pucat. Bukan tanpa alasan, di Jepang warna putih sering dikaitkan dengan kematian dan suasana berkabung.

Reputasi Aokigahara tidak terbentuk dalam satu malam. Dalam sejarah Jepang, ada cerita lama mengenai ubasute, sebuah praktik untuk meninggalkan orang tua yang sakit atau tidak mampu berjalan di tempat terpencil saat masa-masa kelangkaan makanan. Meski kebenaran sejarahnya masih diperdebatkan, legenda itu turut membentuk kesan mistis sekaligus sunyi yang melekat pada hutan ini. 

Tingginya angka kematian yang terjadi di hutan ini sempat menjadi perhatian besar publik pada awal tahun 2000-an. Pada tahun 2004, misalnya, dilaporkan terdapat lebih dari seratus kasus bunuh diri yang ditemukan. Pemerintah kemudian memutuskan untuk tidak lagi mempublikasikan angka resmi agar tidak mendorong niat oranvg lain melakukan hal yang sama. Sejak tahun 2009, patroli rutin mulai dilakukan di dalam hutan dan berbagai langkah pencegahan terus diperkuat. Meski begitu, hutan ini tetap menjadi tempat yang menyimpan kesunyian yang dalam, dan masih banyak orang yang datang dengan tujuan yang sama.

Mereka yang pernah mengunjungi hutan ini mengatakan bahwa ketika mengunjungi Aokigahara, suasana yang diberikan hutan ini tidak membuat pengunjung merasa takut melainkan merasa hampa. Seolah-olah hutan ini menggemakan keheningan dari mereka yang pernah menghabiskan detik-detik terakhir hidupnya di sana. 

Meski dilabeli sebagai Hutan Bunuh Diri, Aokigahara tetaplah hutan yang kaya akan pemandangan, warna hijau yang memanjakan mata jika dilihat dari permukaan menjadi healing yang bisa dinikmati tanpa harus masuk ke dalamnya. 

Dari hutan Aokigahara sobat Holopis diingatkan bahwa seberat apapun hidup, tetap memiliki nilai untuk dipertahankan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Maria Hermina
Achmad Husin Alifiah
Tim Penulis & Editor
Maria Hermina, Achmad Husin Alifiah
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU