HOLOPIS.COM, JAKARTA – Paus Leo XIV turun tangan melalui jalur diplomasi untuk menyoroti situasi kemanusiaan di wilayah Kherson, Ukraina. Dalam percakapan telepon dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy, Paus berharap warga sipil di Kota Oleshky bisa dievakuasi secara aman dan sukarela.
Takhta Suci Vatikan juga mengungkapkan bahwa Paus kembali mendorong gencatan senjata kemanusiaan agar bantuan pangan dan medis dapat menjangkau penduduk yang membutuhkan.
Dalam pernyataan yang dirilis, Takhta Suci Vatikan menyebut Paus Leo XIV menyinggung situasi yang memprihatinkan di Kota Oleshky, wilayah Kherson.
“Dalam percakapan tersebut, Bapa Suci menyinggung situasi yang memprihatinkan di Kota Oleshky, di wilayah Kherson, dan meminta dilakukan gencatan senjata kemanusiaan yang telah disampaikan pula kepada Presiden Rusia (Vladimir Putin),” menurut pernyataan dari Takhta Suci Vatikan, Senin (19/10/2026).
Paus berharap kedua belah pihak dapat bekerja sama untuk membuka jalan bagi penyaluran bantuan kemanusiaan. Langkah tersebut dinilai penting agar warga sipil bisa memperoleh makanan, layanan medis, dan kesempatan meninggalkan wilayah berbahaya tanpa paksaan.
Vatikan Dorong Evakuasi Sukarela
Selain meminta penghentian pertempuran untuk kepentingan kemanusiaan, Paus Leo XIV menekankan pentingnya koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat konflik.
Vatikan berharap bantuan pangan dan medis dapat dikirimkan ke wilayah terdampak, sementara penduduk sipil diberi kesempatan untuk dievakuasi secara aman dan sukarela.
Paus juga kembali menegaskan komitmen Takhta Suci terhadap dialog dan perdamaian sebagai jalan untuk meredakan konflik.
Sebelum menghubungi Zelenskyy, Paus Leo XIV lebih dahulu melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat (16/10).
Menurut keterangan Kremlin, Putin memberikan penjelasan kepada Paus mengenai situasi kemanusiaan di wilayah tersebut. Kremlin juga menyampaikan pandangan Putin yang menempatkan Ukraina sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kondisi sulit yang terjadi di kawasan itu.
Pernyataan tersebut merupakan posisi yang disampaikan pihak Rusia. Sementara itu, dalam komunikasi dengan Zelenskyy, Paus kembali menekankan kebutuhan akan gencatan senjata kemanusiaan, pengiriman bantuan, serta evakuasi warga sipil.
Rangkaian komunikasi dengan kedua pemimpin itu menunjukkan upaya diplomatik Vatikan untuk mendorong dialog di tengah konflik. Namun, pelaksanaan gencatan senjata dan evakuasi tetap bergantung pada kerja sama pihak-pihak yang terlibat.



