Krisis Air Mengintai, Inggris Pertimbangkan Impor Air dari Norwegia

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Inggris menghadapi ancaman krisis air jika kondisi kekeringan terus berlanjut. Perusahaan penyedia layanan air South East Water bahkan menyebut impor air dari Norwegia bisa menjadi pilihan terakhir jika situasi darurat benar-benar terjadi.

Ancaman ini muncul setelah gelombang panas yang memecahkan rekor pada musim panas tahun ini memperburuk kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Inggris bagian selatan.

Kepala South East Water Nick Price mengatakan, impor air dari Norwegia sebenarnya sudah tercantum dalam rencana penanggulangan kekeringan perusahaan. Namun, opsi tersebut belum menjadi langkah yang sedang dipertimbangkan.

“Kendati impor air dari Norwegia tercantum dalam rencana penanggulangan kekeringan kami, opsi tersebut benar-benar menjadi langkah terakhir dalam kondisi darurat. Saat ini, langkah itu belum dipertimbangkan,” kata Nick Price kepada surat kabar The Sun pada Senin (19/10/2026).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa impor air bukan solusi yang akan langsung ditempuh Inggris. Langkah itu baru menjadi pertimbangan jika kondisi pasokan air semakin memburuk dan upaya penanganan lainnya tidak mencukupi.

Waduk Ardingly Tinggal Terisi 19 Persen

Menurut laporan The Sun, situasi darurat bisa terjadi jika Waduk Ardingly mengering. Waduk tersebut merupakan salah satu sumber pasokan air untuk wilayah tenggara Inggris.

Saat ini, kapasitas air di waduk tersebut dilaporkan hanya tersisa 19 persen. Kondisi ini menjadi salah satu perhatian di tengah ancaman kekeringan yang masih membayangi wilayah tersebut.

Jika pasokan air terus menyusut, tekanan terhadap sumber air bersih di kawasan tenggara Inggris berpotensi meningkat. Meski demikian, South East Water menegaskan bahwa impor air dari Norwegia belum menjadi opsi yang sedang dijalankan.

Pada awal Oktober, status peringatan kekeringan tingkat tertinggi ditetapkan di sejumlah wilayah Inggris bagian selatan. Langkah tersebut menyusul gelombang panas yang memecahkan rekor pada musim panas tahun ini.

Kondisi cuaca panas berkepanjangan dapat meningkatkan penguapan dan menekan ketersediaan air, terutama ketika curah hujan tidak cukup untuk memulihkan persediaan air.

Ancaman kekeringan kini menjadi tantangan bagi pengelola pasokan air di wilayah terdampak. Namun, kemungkinan impor dari Norwegia masih sebatas opsi darurat dalam rencana South East Water, bukan keputusan yang telah ditetapkan.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU