HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) sampai dengan saat ini masih terus melanda sejumlah wilayah, termasuk di daerah Bali.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan,
kejadian karhutla dengan luasan terbesar terjadi di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.
“Lahan berupa vegetasi rerumputan kering seluas 48 hektare di wilayah perbukitan Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, dilalap api dan terlihat dari Villa Bukit Kursi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (22/7).
Abdul memastikan petugas gabungan telah berhasil menaklukkan kebakaran tersebut. Kondisi di lokasi saat ini dilaporkan telah aman dan terkendali.
Di Provinsi Jawa Tengah, karhutla terjadi di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten dengan luas area terdampak sekitar 3,5 hektare.
“Hasil asesmen didapatkan fakta lapangan penyebab kebakaran yakni akibat pembersihan lahan sehingga api tidak bisa dikontrol dan menyebabkan kebakaran lahan semakin meluas di Petak 98 E Perhutani Cawas BKPH Wonogiri,” ungkapnya.
“Berkat upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan di lapangan, api berhasil dipadamkan pada hari yang sama,” imbuhnya.
Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kebakaran menghanguskan sekitar 2 hektare lahan di Jalan Pantai Mudong, Desa Padang, Kecamatan Manggar.
Api berhasil dipadamkan beberapa hari kemudian sehingga kondisi di lokasi telah dinyatakan aman.
Sementara itu, di Provinsi Kalimantan Selatan, karhutla terjadi di dua wilayah, yakni Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Kebakaran di Kabupaten Tapin telah menghanguskan lahan sekitar 3,1 hektare yang berupa semak belukar di wilayah Kelurahan Raya Belanti di Kecamatan Binuang, Kelurahan Bitahan di Kecamatan Lokpaikat dan Kelurahan Bungur di Kecamatan Bungur.
Sedangkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, karhutla terjadi di Desa Baluti, Kecamatan Kandangan dan Desa Ambutun, Kecamatan Telaga Langsat. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 4,33 hektare. Kedua kejadian tersebut telah berhasil ditangani dan api dipastikan padam.
Di Provinsi Kalimantan Timur, kebakaran lahan juga terjadi di Jalan Kawasan RT 09, Kelurahan Jawa, Kecamatan Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara. Luas area terdampak mencapai 2 hektare. Tim gabungan berhasil mengendalikan dan memadamkan api sehingga tidak terjadi perluasan area terdampak.


