7 Tips Merawat Tas Kulit Sintetis agar Tidak Mudah Mengelupas

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tas kulit sintetis menjadi pilihan banyak orang karena memiliki tampilan menyerupai kulit asli dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, salah satu masalah yang sering muncul setelah pemakaian dalam jangka waktu tertentu adalah permukaan tas yang mulai retak hingga mengelupas.

Kulit sintetis, terutama yang berbahan polyurethane (PU), memiliki lapisan permukaan yang dapat mengalami kerusakan akibat paparan panas, kelembapan, gesekan, hingga penggunaan bahan pembersih yang tidak sesuai. Bahkan, tas yang jarang digunakan pun bisa mengalami pengelupasan karena proses degradasi material seiring waktu.

Meski proses tersebut tidak bisa sepenuhnya dicegah, perawatan yang tepat dapat membantu menjaga tampilan tas dan memperlambat kerusakan. Berikut sejumlah tips merawat tas kulit sintetis agar tidak mudah mengelupas.

1. Bersihkan Tas dengan Kain Lembut

Debu dan kotoran yang menempel pada permukaan tas sebaiknya dibersihkan secara rutin. Gunakan kain lembut atau mikrofiber untuk mengusap permukaan tas dengan perlahan.

Jika terdapat noda, gunakan kain yang sedikit dibasahi air. Sobat Holopis juga bisa menggunakan sabun lembut dalam jumlah kecil jika diperlukan, tetapi pastikan produk tersebut aman untuk kulit sintetis.

Hindari menggosok permukaan tas terlalu keras, menggunakan sikat kasar, atau mengaplikasikan cairan pembersih berbahan kimia kuat. Penggunaan bahan yang tidak sesuai dapat merusak lapisan pelindung kulit sintetis.

2. Hindari Menyimpan Tas di Tempat Lembap

Kelembapan menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat kerusakan material kulit sintetis tertentu. Pada bahan PU, paparan kelembapan dalam jangka panjang dapat memicu proses degradasi lapisan yang dikenal sebagai hidrolisis.

Karena itu, simpan tas di tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari meletakkannya di sudut lemari yang lembap atau tempat yang berisiko terkena rembesan air.

Sobat Holopis juga bisa menggunakan silica gel untuk membantu mengendalikan kelembapan di dalam ruang penyimpanan. Namun, pastikan tas tidak bersentuhan langsung dengan air atau bahan penyerap kelembapan yang bocor.

3. Gunakan Dust Bag Saat Menyimpan Tas

Dust bag dapat membantu melindungi tas dari debu, goresan, dan gesekan dengan benda lain. Jika tas tidak digunakan dalam waktu lama, masukkan ke dalam dust bag sebelum menyimpannya di lemari.

Pilih kantong penyimpanan berbahan kain yang memungkinkan sirkulasi udara dan hindari membungkus tas menggunakan plastik tertutup untuk penyimpanan jangka panjang, terutama jika tas belum benar-benar kering.

Selain itu, jangan menumpuk banyak tas hingga memberikan tekanan berlebihan pada permukaan tas yang berada di bagian bawah. Tekanan dan lipatan yang terus-menerus dapat membuat bagian tertentu lebih rentan mengalami kerusakan.

4. Jauhkan dari Sinar Matahari dan Sumber Panas

Menjemur tas di bawah sinar matahari langsung bukan cara yang tepat untuk mengeringkannya. Paparan sinar ultraviolet dan panas berlebihan dapat mempercepat perubahan pada lapisan kulit sintetis, termasuk membuat permukaannya lebih rentan retak. Jika tas terkena hujan atau permukaannya basah, segera usap menggunakan kain bersih dan biarkan mengering secara alami pada suhu ruangan.

Hindari menggunakan pengering rambut, meletakkan tas di dekat kompor, atau menyimpannya di dalam mobil yang panas. Cara-cara tersebut justru berisiko mempercepat kerusakan material.

5. Hindari Gesekan dan Lipatan Berlebihan

Bagian sudut, pegangan, dan area yang sering tertekuk merupakan bagian tas yang rentan mengalami keausan. Gesekan berulang dengan pakaian, meja, dinding, atau permukaan kasar dapat mempercepat kerusakan lapisan luar.

Saat menggunakan tas, hindari meletakkannya di permukaan yang kasar atau bersentuhan dengan benda tajam. Perhatikan pula kapasitas tas agar tidak terlalu penuh hingga membuat material tertarik dan mengalami tekanan berlebihan.

Ketika disimpan, isi bagian dalam tas dengan kertas tisu bersih untuk membantu mempertahankan bentuknya. Namun, jangan memasukkan terlalu banyak isian hingga membuat tas meregang atau berubah bentuk.

5. Jangan Sembarangan Menggunakan Pelembap Kulit

Tas berbahan kulit asli dan kulit sintetis membutuhkan perawatan yang berbeda. Produk pelembap atau kondisioner untuk kulit asli tidak selalu cocok digunakan pada kulit sintetis.

Pada material PU, lapisan permukaannya tidak bekerja seperti kulit hewan yang dapat menyerap minyak dari produk perawatan tertentu. Penggunaan produk yang tidak sesuai justru berisiko meninggalkan residu atau merusak lapisan tas.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU