HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sudah rajin mencuci wajah dan memakai skincare untuk mengatasi jerawat, tetapi bintik-bintik kecil di dahi atau sekitar garis rambut tetap saja muncul? Jangan buru-buru menyalahkan skincare wajah. Produk yang digunakan untuk rambut juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat, terutama jika keluhannya lebih sering terlihat di sekitar garis rambut, dahi bagian atas, atau belakang leher.
American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa kandungan minyak dalam sejumlah produk perawatan dan penataan rambut dapat berpindah ke kulit, menyumbat pori-pori, kemudian memicu munculnya jerawat. (aad.org)
Shampoo sampai Hair Styling Bisa Ikut Jadi Biang Kerok
Produk rambut yang berpotensi memicu masalah bukan cuma pomade atau wax. Shampoo, conditioner, gel, pasta rambut, hingga hair spray juga dapat mengandung minyak atau bahan yang berpotensi menyumbat pori-pori.
Ketika residu produk tersebut mengenai kulit secara terus-menerus, benjolan kecil atau whiteheads bisa muncul di sekitar garis rambut dan dahi. Bahkan, kondisi ini bisa dialami orang yang sebelumnya tidak memiliki masalah jerawat. (aad.org)
Karena itu, pola munculnya jerawat juga penting diperhatikan. Kalau bintik-bintik lebih banyak terkumpul di area dahi yang berdekatan dengan rambut, produk yang digunakan sehari-hari pada rambut layak dicurigai sebagai salah satu pemicunya.
Coba Cek Lagi Produk yang Dipakai
AAD menyarankan orang yang rentan berjerawat memilih produk rambut dengan keterangan seperti oil-free, non-comedogenic, non-acnegenic, atau won’t clog pores pada kemasannya. Residu produk rambut yang menempel di sarung bantal, seprai, topi, atau aksesori rambut juga sebaiknya dibersihkan secara rutin. (aad.org)
Namun, perubahan tidak selalu terlihat dalam beberapa hari. Menurut AAD, jerawat yang dipicu produk rambut dapat membutuhkan sekitar empat hingga enam minggu untuk benar-benar membaik setelah produk penyebabnya dihentikan.
Kalau setelah sekitar enam minggu masalah tetap tidak membaik atau jerawat justru semakin parah, pemeriksaan ke dokter kulit dapat membantu memastikan apakah penyebabnya memang produk rambut atau ada faktor lain.
Jadi, sebelum mengganti seluruh skincare karena merasa tidak cocok, coba lihat juga apa yang setiap hari menempel di rambut dan kulit sekitar wajah. Bisa saja masalahnya bukan ada di rak skincare, tetapi justru di rak produk rambut.



