Stok Beras di NTT 39.000 Ton, Pemerintah Siapkan Bantuan Tanpa Jeda

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Pemerintah memastikan kebutuhan pangan warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap aman selama masa pemulihan.

Jaminan tersebut disampaikan pemerintah dengan melihat ketersediaan cadangan beras di NTT yang kini mencapai sekitar 39.000 ton. Stok tersebut dinilai cukup untuk menopang kebutuhan masyarakat, termasuk para pengungsi yang masih berada di lokasi terdampak.

Selain mengandalkan stok yang tersedia di daerah, pemerintah juga terus menyalurkan bantuan pangan reguler dan bantuan khusus untuk penanganan bencana.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 20 Agustus 2026, total bantuan pangan reguler dan bantuan penanganan bencana alam di NTT telah mencapai 26.440,4 ton dengan nilai sekitar Rp370,2 miliar.

Dari jumlah tersebut, bantuan pangan reguler periode Juli-September dialokasikan kepada 861.510 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dengan total 25.579 ton senilai Rp358,1 miliar.

Sementara itu, bantuan khusus untuk penanganan bencana alam tercatat sebanyak 861,5 ton dengan nilai Rp12,1 miliar.

Lima Kabupaten Terdampak Gempa Dapat Ribuan Ton Bantuan

Perhatian khusus diberikan kepada lima kabupaten yang terdampak gempa, yakni Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sikka, dan Nagekeo.

Di lima wilayah tersebut, total bantuan pangan dan bantuan penanganan bencana mencapai 6.673,2 ton, dengan nilai sekitar Rp93,5 miliar.

Rinciannya, bantuan pangan reguler mencapai 5.811,7 ton senilai Rp81,4 miliar. Sedangkan bantuan khusus penanganan bencana mencapai 861,5 ton dengan nilai Rp12,1 miliar.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah bergerak cepat agar kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak bencana tidak sampai terputus.

Langkah tersebut, kata Amran, dilakukan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto agar warga yang terdampak langsung mendapatkan dukungan di lapangan.

“Yang jelas, tidak boleh ada yang tidak kebagian bantuan atau kelaparan. Itu tidak boleh. Apa pun caranya, transportasi darat, laut, udara, kita lakukan semua,” kata Amran, Kamis (20/8).

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU