HOLOPIS.COM, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap temuan kandungan zinc yang melebihi kadar yang diharapkan dalam hasil uji laboratorium beras fortifikasi bermasalah.
Kelebihan zinc berisiko memicu gangguan kesehatan, mulai dari mual dan diare hingga anemia jika dikonsumsi dalam dosis tinggi secara terus-menerus.
Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, Brigjen Pol Hermawan, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kandungan zinc pada produk yang diuji disebut melebihi 120 persen.
“Perlu kami sampaikan bahwa kalau kemarin hasil pemeriksaan lab itu khusus zinc, khusus zinc, itu melebihi 120 persen,” kata Hermawan dalam konferensi pers terkait pengungkapan produksi dan peredaran beras fortifikasi, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Menurut Hermawan, gejala akibat kelebihan zinc dapat muncul dalam waktu singkat, seperti mual, muntah, sakit perut, diare, dan pusing. Sementara itu, konsumsi dalam dosis tinggi secara terus-menerus dapat menghambat penyerapan tembaga dan memicu gangguan kesehatan lainnya.
“Yaitu dalam waktu singkat dia bisa mual, muntah, sakit perut, diare, pusing. Kemudian jika dosisnya memang betul-betul tinggi terus-menerus dikonsumsi, itu bisa menghambat penyerapan tembaga sehingga dapat menyebabkan anemia, kesemutan, kebas, dan gangguan keseimbangan lainnya,” ujarnya.
Bapanas juga menemukan ketidaksesuaian kandungan vitamin dan zat gizi dengan klaim pada label sejumlah produk beras fortifikasi. Beberapa produk dilaporkan memiliki kandungan vitamin jauh di bawah klaim, bahkan tidak ditemukan kandungan vitamin yang dijanjikan.
Deputi III Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan mutu dan kandungan gizi produk sesuai dengan informasi yang tercantum pada kemasan.
“Di dalam objek pengawasan, kemudian kita mengawasi yang diklaim di dalam label dengan yang benar di dalamnya. Jadi mutunya kita awasi, apakah betul dia premium? Kemudian kandungan gizinya juga kita awasi,” kata Andriko.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...