JAKARTA, HOLOPIS.COM – Sebuah paper 69 halaman yang mengusulkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meraih Nobel Perdamaian 2026 viral karena mencantumkan nama Prabowo sebagai penulis.
Sebuah paper atau makalah akademik setebal 69 halaman tengah ramai dibicarakan di media sosial.
Penyebabnya, dokumen yang mengusulkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kandidat Nobel Perdamaian 2026 itu mencantumkan nama Presiden RI Prabowo Subianto sebagai penulis pertama.
Makalah tersebut berjudul Nobel Peace Prize 2026 Free Meal Program by The National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia’s Economic Growth.
Dokumen itu diketahui diunggah ke platform ilmiah Social Science Research Network (SSRN) pada 31 Maret 2026.
Dalam daftar penulis, nama Prabowo muncul bersama sejumlah akademisi dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, seperti Universitas Borobudur Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, European Alliance for Innovation, hingga Management and Science University Malaysia.
Ramainya pembahasan soal paper tersebut membuat pemerintah ikut memberikan respons.
Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menyatakan masih melakukan penelusuran untuk memastikan keaslian dokumen, bagaimana proses penyusunannya, serta siapa saja yang benar-benar terlibat dalam penulisannya.
Dengan kata lain, hingga saat ini pemerintah belum memberikan kepastian mengenai status paper tersebut.
Lalu, apa sebenarnya isi makalah yang menjadi sorotan publik ini?
Secara garis besar, paper tersebut menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya dipandang sebagai program pemberian makanan kepada anak sekolah dan kelompok yang membutuhkan.
Menurut para penulis, program ini juga bisa menjadi penggerak ekonomi nasional jika dijalankan secara berkelanjutan.
Logikanya sederhana, ketika pemerintah harus menyediakan jutaan porsi makanan setiap hari, kebutuhan bahan pangan seperti beras, telur, ayam, ikan, sayuran, buah-buahan, hingga susu akan meningkat.



