Kepala BGN Sudaryono Tegaskan SOP MBG Harga Mati, Minta Staf yang Lalai Langsung Dicopot

Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah harga mati. Jika ada staf yang bekerja serampangan dan mengabaikan aturan di dapur, keluarkan saat itu juga.

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa seluruh pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib mematuhi standar operasional prosedur (SOP) tanpa kompromi. Penegasan itu disampaikan menyusul insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa ratusan siswa di Semarang.

Sudaryono mengatakan, penyelenggaraan program MBG bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan bentuk pengabdian yang berkaitan langsung dengan keselamatan para penerima manfaat. Karena itu, setiap unsur pelaksana diminta meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menjalankan tugas.

“Menjalankan Program Makan Bergizi Gratis adalah pengabdian menyangkut hajat hidup dan keselamatan penerima manfaat. Insiden di Semarang menuntut lebih mawas diri,” kata Sudaryono dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).

Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap SOP merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar. Menurutnya, setiap petugas yang bekerja secara serampangan dan mengabaikan prosedur harus segera diberikan tindakan tegas.

“Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah harga mati. Jika ada staf yang bekerja serampangan dan mengabaikan aturan di dapur, keluarkan saat itu juga,” tegasnya.

Sudaryono juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin tidak boleh melepaskan tanggung jawab ketika terjadi kesalahan di lapangan. Dalam pandangannya, setiap kekeliruan yang dilakukan bawahan tetap menjadi tanggung jawab komandan atau pimpinan.

- Advertisement -

“Dalam kepemimpinan, tidak ada istilah melempar kesalahan. Jika anak buah berbuat keliru, maka komandannya yang memikul tanggung jawab,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sudaryono meminta seluruh jajaran BGN tidak hanya bekerja sesuai aturan, tetapi juga mengedepankan hati nurani dan akal sehat dalam menjalankan amanah negara.

“Tugas ini menuntut kita bekerja tidak hanya agar ‘benar’ secara aturan, tetapi juga ‘pener’ dengan menggunakan hati nurani dan akal sehat. Jangan pernah sombong, dengarkan masyarakat, dan layani mereka dengan integritas,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan BGN untuk memperketat pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, sekaligus memastikan setiap tahapan penyediaan makanan memenuhi standar keamanan pangan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program prioritas pemerintah tersebut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU