JAKARTA, HOLOPIS.COM – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid menilai bahwa Joko Widodo sedang mempersiapkan agar Gibran Rakabuming Raka menjadi Presiden menggantikan Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan setelah mendengar statemen Jokowi dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Kupang, Sabtu 1 Agustus 2026 lalu.
“Kalau saya tangkap memang itu keinginan Pak Jokowi,” kata Habib Syakur, Senin (3/8/2026).
Ia mengatakan jika Prabowo Subianto masih berpikir akan maju lagi dalam kontestasi Pilpres 2029, maka sebaiknya Gibran Rakabuming Raka patut untuk diwaspadai. Karena gerakan politik Gibran sedang didukung penuh oleh Joko Widodo.
“Ya begitu, Gibran tentu akan jadi ancaman besar, bahkan bisa head to head dengan Prabowo nanti. Kalau mau waspada ya dari sekarang. Ingat lho, di Kabinet Merah Putih mayoritas orangnya Jokowi,” pungkas Habib Syakur.
Sejauh ini, Joko Widodo adalah sosok yang menjadi faktor mengapa Gibran Rakabuming Raka mendampingi Prabowo Subianto sebagai Calon Wakil Presiden dalam Pilpres 2024 lalu. Bahkan dengan basis massa yang cukup solid, Pilpres akhirnya dimenangkan oleh pasangan nomor urut 02 tersebut.
Hal ini karena berdasarkan data survei saat itu, elektabilitas Joko Widodo tercatat sangat tinggi, antara 73 – 76 persen. Data Indikator Politik bulan Januari 2024, elektabilitas Presiden RI ke 7 tersebut di angka 76 persen. Sementara dari data Litbang Kompas bulan Juni 2024 ada di 75,6 persen.
Sekadar diketahui, bahwa di dalam Rakorda PSI di Kupang, Jokowi mengatakan bahwa target besar Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kupang, NTT tersebut bukanlah hanya ingin masuk ke Senayan atau DPR RI. Melainkan ada target yang lebih besar daripada itu.
“Kita bukan hanya target masuk Senayan, bukan itu. Ada target besar yang ingin kita capai, tapi nggak usah disampaikan di sini,” kata Jokowi.
Menurutnya, target besar itu masih sangat mungkin diraih karena ada data dan kalkulasi matang yang menjadi pegangannya.
“Kalau cenayang itu saya nggak mendahului dan sombong. Kita punya hitung-hitungan, kita punya kalkulasi, masuk,” ucapnya.


