Heboh! Virus Langka dan Mematikan Muncul di New York, Berawal dari Gigitan Kutu di Halaman Rumah

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Seorang pria di New York terinfeksi virus Bourbon yang langka dan mematikan usai digigit kutu saat berkebun di halaman rumahnya.

Sebuah kasus virus langka yang bisa berakibat fatal menggegerkan Amerika Serikat.

Seorang pria di Long Island, New York, dinyatakan positif terinfeksi virus Bourbon setelah diduga digigit kutu saat berkebun di halaman rumahnya.

Kasus ini menjadi yang pertama ditemukan di Negara Bagian New York.

Pria bernama Michael Larkin itu awalnya menemukan dua ekor kutu bintang tunggal atau lone star tick menempel di kakinya usai berkebun.

Saat itu ia tidak mengira gigitan kutu tersebut akan menyebabkan penyakit yang sangat langka.

- Advertisement -

Beberapa hari kemudian, kondisi tubuhnya mulai menurun.

Ia mengalami sakit kepala yang sangat hebat, badan terasa lemas, hingga tidak sanggup beraktivitas seperti biasa.

“Saya merasa kondisi saya terus memburuk. Beberapa jam kemudian saya sudah tidak bisa bangun dari sofa dan meminta istri membawa saya ke rumah sakit,” ujar Larkin, dikutip dari CBS News.

Pada awal pemeriksaan, dokter menduga Larkin terkena penyakit Lyme, yaitu penyakit yang juga ditularkan melalui gigitan kutu.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan antibodi selama hampir satu tahun, dokter akhirnya memastikan bahwa ia sebenarnya terinfeksi virus Bourbon.

Virus Bourbon merupakan virus langka yang pertama kali ditemukan di Amerika Serikat pada 2014.

Nama virus ini diambil dari Bourbon County, Kansas, lokasi pertama kali penyakit tersebut ditemukan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU