Mampu Percepat Inovasi Pertanian, Pelayanan BRMP Tanaman Pangan Makin Dipercaya Masyarakat

0 Shares

“Forum ini bukan hanya untuk menyampaikan hasil survei kepuasan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah menerima kritik, saran, dan masukan agar pelayanan kami terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Nuning, transformasi kelembagaan yang dialami BRMP Tanaman Pangan menuntut peningkatan kualitas pelayanan.

Setelah bertransformasi dari lembaga riset menjadi institusi yang mengemban fungsi perakitan dan modernisasi pertanian, BRMP Tanaman Pangan dituntut menghadirkan layanan yang semakin cepat, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

Ia menilai pelayanan publik yang berkualitas menjadi faktor penting dalam mempercepat diseminasi inovasi teknologi pertanian, mulai dari penyebarluasan hasil perakitan teknologi, kerja sama, layanan konsultasi, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana.

Hasil SKM menunjukkan sejumlah unsur pelayanan mengalami peningkatan signifikan.

Unsur perilaku pelaksana memperoleh nilai tertinggi sebesar 96,11, disusul kompetensi pelaksana dan persyaratan pelayanan yang masing-masing mencapai 95, kemudian penanganan pengaduan sebesar 95, sistem dan prosedur pelayanan sebesar 94,44, serta sarana dan prasarana sebesar 94,17.

- Advertisement -

Meski demikian, BRMP Tanaman Pangan tetap menjadikan penyempurnaan prosedur pelayanan, peningkatan kualitas produk layanan, percepatan waktu pelayanan, dan penguatan fasilitas sebagai prioritas pada Semester II Tahun 2026.

Kepala BRMP Tanaman Pangan Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bagian Tata Usaha Happy Three Agustiwi, M.Si, menegaskan bahwa pelayanan publik harus menjadi motor penggerak inovasi pertanian.

Menurutnya, tantangan pembangunan sektor tanaman pangan semakin kompleks sehingga pelayanan publik tidak boleh berhenti pada aspek administratif semata.

“Harapan kami, hasil Survei Kepuasan Masyarakat tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi menjadi dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan yang lebih terarah sehingga pelayanan yang kami berikan semakin berkualitas dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selama Semester I 2026, BRMP Tanaman Pangan terus memperkuat berbagai layanan, mulai dari layanan kerja sama, penyebarluasan hasil perakitan dan modernisasi pertanian, layanan pemanfaatan sarana dan prasarana, hingga program magang dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Layanan Publik dan Evaluasi Biro Organisasi dan SDM Aparatur Kementerian Pertanian, Dodi Murdianto Sumarna, menyampaikan bahwa transformasi pelayanan publik di lingkungan Kementerian Pertanian kini diarahkan menuju sistem berbasis digital.

Menurutnya, pelaksanaan SKM telah menggunakan aplikasi nasional yang memungkinkan hasil evaluasi dipantau secara real time sehingga setiap unit kerja dapat segera melakukan perbaikan berdasarkan masukan masyarakat.

“Pelayanan publik ke depan harus mampu mendukung program prioritas pemerintah, termasuk swasembada pangan dan hilirisasi pertanian. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, BRMP Tanaman Pangan juga memperkenalkan Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Aneka Umbi yang resmi naik status dari loka menjadi balai pada 2026. Penguatan kelembagaan tersebut diharapkan mampu memperluas kapasitas layanan, mempercepat lahirnya inovasi teknologi, menyediakan benih sumber yang lebih berkualitas, serta mendukung diversifikasi pangan nasional.

Dengan tren kepuasan masyarakat yang terus meningkat, BRMP Tanaman Pangan optimistis pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, dan adaptif akan mempercepat adopsi inovasi pertanian serta mendukung peningkatan produktivitas tanaman pangan dan terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU