Niat Healing di Situ Bagendit Wisatawan Keluhkan Biaya Tambahan di Dalam Area

0 Shares

HOLOPIS.COM, GARUT – Niat healing di Situ Bagendit, wisatawan mengeluhkan biaya tambahan. Sudah bayar tiket masuk, masih dikenai tarif toilet dan tempat duduk.

Sebuah video curhatan wisatawan yang mengeluhkan banyaknya biaya tambahan saat berkunjung ke objek wisata Situ Bagendit, Kabupaten Garut, Jawa Barat, viral di media sosial.

Pengunjung mengaku harus mengeluarkan uang berkali-kali meski telah membayar tiket masuk kawasan wisata.

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @ishtobir dan menjadi perbincangan warganet.

Dalam video itu, pemilik akun mengaku sudah beberapa kali mengunjungi Situ Bagendit dan menilai kawasan wisata tersebut memiliki suasana yang nyaman.

Namun, ia menyayangkan sejumlah fasilitas dasar di dalam area masih dikenakan biaya tambahan.

- Advertisement -

“Tempatnya sih nyaman, tapi apa-apa bayar,” ujar pemilik akun dalam video yang diunggah di TikTok.

Menurutnya, setelah membayar tiket masuk sebesar Rp15 ribu, pengunjung masih harus membayar untuk menggunakan toilet.

Bahkan, tempat duduk beralas tikar yang tersedia di area wisata juga disebut dikenakan tarif tersendiri.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan nominal biaya yang harus dibayar.

Namun, ia mempertanyakan alasan fasilitas dasar seperti toilet masih dikenai pungutan meski pengunjung telah membeli tiket masuk.

“Bukan masalah dua ribunya atau lima ribunya, tapi tiket masuk itu buat apa kalau toilet masih bayar,” ungkapnya.

Sementara itu, wisatawan tersebut mengaku dapat memahami apabila wahana permainan seperti sepeda air angsa atau rakit dikenakan biaya tambahan karena termasuk fasilitas rekreasi berbayar.

Video tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan telah ditonton puluhan ribu kali.

Kolom komentar pun dipenuhi beragam tanggapan dari warganet yang mengaku memiliki pengalaman serupa saat berkunjung ke Situ Bagendit.

Sejumlah pengguna media sosial menilai biaya tambahan untuk fasilitas dasar dapat mengurangi kenyamanan wisatawan.

Ada pula yang khawatir kondisi tersebut dapat memengaruhi minat masyarakat untuk kembali berkunjung.

Menanggapi keluhan yang viral tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Beni Yoga, mengatakan pihaknya akan melakukan penelusuran terkait praktik pungutan di kawasan wisata Situ Bagendit.

“Saya konfirmasi ke UPTD,” kata Beni saat dimintai tanggapan.

Namun hingga kini belum ada informasi lanjutan mengenai hasil penelusuran tersebut maupun langkah yang akan diambil oleh pengelola.

Keluhan mengenai fasilitas berbayar di Situ Bagendit sebenarnya bukan isu baru.

Sebelumnya, Wakil Bupati Garut Putri Karlina juga sempat menemukan adanya pungutan biaya penggunaan toilet saat melakukan inspeksi mendadak ke kawasan wisata tersebut.

Dalam sidaknya, Putri meminta agar toilet tidak lagi dipungut biaya karena fasilitas tersebut dinilai sudah semestinya menjadi bagian dari layanan yang diterima pengunjung setelah membayar tiket masuk.

Meski demikian, berdasarkan keluhan wisatawan yang kini viral di media sosial, praktik tersebut disebut masih ditemukan.

Situ Bagendit sendiri merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Kabupaten Garut yang menawarkan panorama danau dengan suasana asri.

Tempat ini menjadi tujuan favorit wisatawan untuk bersantai bersama keluarga maupun menikmati aktivitas rekreasi air.

Viralnya curhatan wisatawan tersebut kembali menjadi sorotan mengenai pentingnya pengelolaan destinasi wisata yang mengutamakan kenyamanan pengunjung.

Warganet berharap evaluasi terhadap sistem tarif di kawasan wisata dapat segera dilakukan agar pengalaman berwisata menjadi lebih nyaman dan mendorong wisatawan untuk kembali berkunjung.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU