HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Langkah PSM Makassar dalam menatap kompetisi musim baru dipastikan berjalan pincang.
Hingga saat ini, manajemen skuad Juku Eja dilaporkan sama sekali belum mengikat satu pun pemain baru akibat kendala krisis keuangan yang melanda internal klub.
Kondisi ini memicu kekhawatiran besar di kalangan suporter, mengingat para rival di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia sudah mulai agresif berburu tanda tangan pemain di bursa transfer.
Anggaran Menipis Jadi Penyebab Utama
Berdasarkan informasi yang dihimpun, manajemen PSM Makassar saat ini tengah memprioritaskan penyelesaian sisa kewajiban finansial musim lalu sebelum bisa melangkah ke bursa transfer.
Minimnya suntikan dana dari sponsor utama serta belum adanya kejelasan regulasi subsidi kompetisi membuat pergerakan manajemen terkunci rapat.
Hal ini dibenarkan oleh sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya.
Ia menyebutkan bahwa kas klub saat ini sangat terbatas, sehingga tidak memungkinkan bagi manajemen untuk menyodorkan nilai kontrak baru yang kompetitif kepada pemain incaran, maupun memperpanjang kontrak sejumlah pilar penting yang sudah habis masa baktinya.
Dampak Terhadap Persiapan Tim
Absennya pergerakan di bursa transfer ini jelas menjadi rapor merah bagi jajaran kepelatihan.
Tanpa adanya tambahan amunisi baru, PSM Makassar terancam hanya mengandalkan kombinasi pemain akademi dan sisa-sisa skuad musim lalu yang masih terikat kontrak jangka panjang.
Kondisi minimnya dana ini memicu risiko besar:
Kedalaman Skuad Melemah: Kehilangan pemain kunci yang memilih hengkang ke klub lain yang lebih mapan secara finansial.
Persiapan Pramusim Terhambat: Pelatih tidak dapat mematangkan taktik dan strategi karena komposisi tim yang belum ideal.
Penurunan Daya Saing: Berpotensi kesulitan bersaing di papan atas dan rentan terjerembab ke papan bawah klasemen.
Suporter Desak Manajemen Transparan
Melihat situasi yang semakin pasif, kelompok suporter setia PSM Makassar mulai menyuarakan kegelisahan mereka.
Mereka mendesak agar jajaran manajemen bersikap transparan mengenai kondisi riil keuangan klub saat ini.
“Kami butuh kejelasan. Jika memang klub sedang kesulitan uang, katakan sejujurnya agar kita bisa mencari solusi bersama atau setidaknya suporter tahu apa yang harus diharapkan musim depan,” ujar salah satu perwakilan komunitas suporter.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PSM Makassar belum memberikan rilis resmi atau pernyataan terbuka terkait langkah konkret yang akan diambil untuk keluar dari jerat krisis finansial ini.


