HOLOPIS.COM, SELAYAR – Kapal Motor Nelayan (KMN) Nusantara Laut 21 yang berasal dari Pulau Kayuadi, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Jumat (24/7) sekitar pukul 10.30 Wita.
Seluruh awak kapal yang berjumlah lima orang berhasil menyelamatkan diri setelah mendapat pertolongan dari nelayan yang melintas di lokasi kejadian.
Kabar tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, Arsyil Ihsan, setelah berkoordinasi dengan para korban dan sejumlah pihak yang terlibat dalam proses penanganan pascakejadian.
Menurut Arsyil, KMN Nusantara Laut 21 merupakan kapal penangkap ikan yang diawaki nelayan asal Desa Nyiur Indah, Kecamatan Takabonerate.
Saat musibah terjadi, kapal sedang berlayar dari wilayah perairan Polewali Mandar menuju Makassar.
“Informasi yang kami terima, kapal mengalami pecah dalam pelayaran dan akhirnya tenggelam. Alhamdulillah, lima orang yang berada di atas kapal semuanya berhasil selamat setelah ditolong oleh nelayan asal Polewali Mandar yang kebetulan melintas,” ujar Arsyil, Sabtu (25/7).
Kelima nelayan yang selamat masing-masing Ramli (26), Bule (25), Iswandi (26), Anto (15), dan Albar (16). Seluruhnya merupakan warga Desa Nyiur Indah, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar.
Setelah dievakuasi, para korban dibawa ke Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar. Mereka kini tinggal sementara di rumah seorang petugas kesehatan bernama Wasit.
Selain memperoleh tempat beristirahat, kelima korban juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi fisik mereka tetap stabil usai mengalami musibah di tengah laut.
“Untuk sementara mereka berada di rumah salah seorang petugas kesehatan di Tangnga-Tangnga. Mereka sudah mendapatkan pemeriksaan dan perawatan kesehatan. Kami terus menjalin komunikasi dengan para korban dan pihak-pihak yang membantu di sana untuk memastikan kondisi mereka,” kata Arsyil.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi, para nelayan dijadwalkan diberangkatkan menuju Makassar melalui jalur darat pada Sabtu siang.
Setibanya di Makassar, mereka akan menuju kawasan Paotere untuk tinggal sementara di rumah keluarga salah seorang korban sambil menunggu kapal yang akan membawa mereka kembali ke Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Rencananya siang ini mereka diberangkatkan melalui jalur darat menuju Makassar. Setelah tiba, mereka akan ke Paotere dan tinggal sementara di rumah keluarga salah seorang korban sambil menunggu kapal yang akan berangkat ke Selayar,” jelasnya.



