HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DP tewas setelah diduga menjadi korban penikaman di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kecamatan Manggala Kota Makassar.
Peristiwa berdarah tersebut diduga dipicu pengaruh minuman keras (miras) serta perselisihan terkait uang yang digunakan untuk membeli rokok.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, mengatakan, sebelum kejadian korban dan terduga pelaku berinisial DB diketahui sedang mengonsumsi minuman keras bersama di lokasi TPA.
“Saat itu, uang milik terduga pelaku digunakan untuk membeli makanan dan rokok,”jelas Semuel, Kamis (9/7).
Diapun menceritakan, perselisihan diduga bermula ketika uang kembalian dari pembelian rokok memicu kesalahpahaman hingga menimbulkan ketersinggungan.
Dalam kondisi dipengaruhi miras, cekcok antara keduanya diduga berujung pada aksi penikaman.
“Saat insiden terjadi, istri korban tidak berada di lokasi karena sempat meninggalkan tempat tersebut. Ketika kembali, ia mendapati suaminya telah tergeletak bersimbah darah,”bebernya.
Dia menambahkan, tidak ada saksi yang menyaksikan secara langsung proses pertengkaran maupun penikaman karena orang-orang yang berada di lokasi telah berhamburan meninggalkan tempat kejadian.
Usai kejadian, istri korban menemukan telepon genggam yang diduga milik pelaku di lokasi. Barang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Manggala sebagai barang bukti sekaligus saat melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.
“Korban dan terduga pelaku diketahui saling mengenal karena sama-sama beraktivitas di kawasan TPA,”jelasnya.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami sejumlah luka tikaman, antara lain di bawah bahu kiri, bawah ketiak kiri, serta luka terbuka di bagian kiri perut.
“Sementara itu, terduga pelaku **DB** masih dalam pencarian. Polisi terus melakukan penyelidikan dan pengejaran guna mengungkap secara tuntas kasus tersebut,”pungkasnya.


