Pelajar SMP Nyaris Tak Sadarkan Diri Usai Dikeroyok Teman Sekolah

0 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Seorang siswa berinisial MAR (13), yang bersekolah di SMP Negeri 35 Makassar, Sulawesi Selatan, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah rekan sekolahnya.

Akibat insiden tersebut, korban dilaporkan mengalami luka ringan dan nyaris kehilangan kesadaran.

Peristiwa itu diduga dipicu teguran yang diberikan korban kepada sejumlah siswa yang tidak mengenakan atribut sekolah secara lengkap.

Korban diketahui merupakan anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang saat itu sedang melakukan inspeksi kedisiplinan.

Ibu korban, Irma, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut berlangsung di depan kelas anaknya pada Jumat (5/6) sekitar pukul 10.00 WITA.

Menurut informasi yang diterimanya, terdapat sekitar 10 siswa yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

- Advertisement -

“Anak saya menegur mereka karena tidak memakai atribut sekolah lengkap. Setelah itu, dia justru menjadi korban pengeroyokan,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, MAR mengalami luka lecet di bagian pelipis serta mengeluhkan sakit pada kepala dan sekujur tubuhnya.

Setelah insiden terjadi, korban bersama para siswa yang diduga terlibat dipanggil ke ruang Bimbingan dan Konseling (BK).

Pihak sekolah kemudian meminta orang tua masing-masing siswa untuk hadir pada Senin (8/6) guna membahas penyelesaian kasus tersebut.

Irma meminta pihak sekolah bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa anaknya. Ia juga mendesak agar para pelaku diberikan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

“Menurut anak saya, wajah para siswa yang memukulnya dikenali semua. Karena peristiwa ini terjadi di lingkungan sekolah, saya berharap pihak sekolah mengambil tindakan tegas terhadap mereka,” katanya.

Ia juga menyoroti lemahnya pengawasan di lingkungan sekolah yang dinilai turut membuka peluang terjadinya perundungan dan kekerasan antarsiswa.

Meski memilih untuk tidak menempuh jalur hukum, Irma berharap pihak sekolah dapat memberikan jaminan bahwa keamanan siswa akan lebih diperhatikan ke depannya.

“Saya menghargai jika persoalan ini diselesaikan di sekolah. Namun, saya ingin ada jaminan bahwa kejadian seperti ini tidak akan terulang, baik kepada anak saya maupun siswa lainnya,” tegasnya.

Saat ini, kondisi korban disebut berangsur membaik. Luka lecet di pelipis mulai pulih, namun korban masih mengeluhkan rasa sakit di bagian kepala dan tubuh akibat kekerasan yang dialaminya.

“Lecetnya sudah mulai membaik, tetapi kepalanya masih sakit karena sempat diinjak. Badannya juga masih terasa nyeri. Syukurlah tidak ada tulang yang patah,” tutur Irma.

Sementara itu, Guru BK SMPN 35 Makassar, Rosdiana, belum memberikan penjelasan terkait insiden tersebut. Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, ia hanya meminta agar konfirmasi dilakukan langsung di sekolah.

“Maaf, besok saja datang ke sekolah untuk konfirmasi,” ujarnya singkat.

Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlihat dikeroyok oleh sejumlah siswa di depan ruang kelas.

Beberapa siswa lain tampak berusaha melerai, namun korban terus menerima pukulan hingga terjatuh dan nyaris pingsan.

Setelah terjatuh, beberapa siswa terlihat memeriksa kondisi korban yang diduga mengalami luka di bagian kepala.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Eagle Eye
Rio Anthony, Eagle Eye
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU