Dadan Hindayana Dicopot Presiden Prabowo, Netizen: Pasti Ada Plot Twist!

6 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Pemecatan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN memicu gelombang komentar pedas warganet.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memicu beragam reaksi di media sosial.

Alih-alih percaya bahwa karier Dadan telah berakhir, sebagian warganet justru menduga akan ada “plot twist” politik di balik pergantian pimpinan lembaga yang mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Komentar-komentar bernada sinis dan spekulatif membanjiri berbagai platform media sosial setelah kabar pencopotan Dadan diumumkan.

Sejumlah pengguna internet menilai pergantian itu bukan akhir dari perjalanan Dadan di pemerintahan.

“Pasti ada plot twist. Jangan-jangan malah diangkat jadi Menteri Pangan yang ngurus BGN dan badan pangan luar negeri,” tulis salah satu akun yang ramai mendapat respons dari pengguna lain.

- Advertisement -

Selain menyoroti nasib Dadan pasca-pencopotan, perhatian warganet juga tertuju kepada sosok penggantinya, Nanik S Deyang.

Sejumlah pengguna media sosial menilai karier Nanik di pemerintahan terbilang cepat, dari Wakil Kepala BGN hingga kini dipercaya memimpin lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dari wakil langsung naik jadi kepala. Publik tentu ingin tahu apa pertimbangan dan target yang dibebankan kepada pimpinan baru BGN,” tulis seorang netizen.

Di sisi lain, sebagian warganet mengaitkan pergantian tersebut dengan dinamika internal pemerintahan.

Mereka menilai pengangkatan Nanik yang sebelumnya merupakan orang nomor dua di BGN menunjukkan bahwa proses transisi dilakukan dari dalam organisasi sehingga arah kebijakan lembaga diperkirakan tidak akan banyak berubah dalam waktu dekat.

Tak sedikit pula yang mengkritik pergantian pejabat tersebut dengan menyinggung praktik politik balas jasa.

Salah satu komentar yang banyak dibagikan menyebut negara maju dibangun melalui sistem meritokrasi, sementara negara yang terlalu sibuk membagi jabatan akan terjebak dalam budaya utang budi politik.

“Negara maju dibangun oleh meritokrasi. Negara yang sibuk bagi-bagi jabatan dibangun oleh utang budi. Hasil akhirnya sama aja guys,” tulis seorang pengguna media sosial.

Selain spekulasi soal kemungkinan jabatan baru, muncul pula komentar yang mempertanyakan alasan pencopotan Dadan.

Sebagian warganet menilai pergantian pimpinan BGN belum menjawab berbagai pertanyaan publik terkait pelaksanaan program MBG yang selama ini menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.

“Dicopot tapi kagak diperiksa, ditangkap. Kalau memang ada masalah harusnya dibuka ke publik. Kalau tidak ada masalah, kenapa diganti?” tulis akun lainnya.

Ada pula yang menyoroti fakta bahwa pengganti Dadan berasal dari internal BGN.

Menurut sejumlah komentar, pergantian tersebut dinilai belum tentu membawa perubahan signifikan karena berasal dari lingkaran organisasi yang sama.

“Penggantinya pun sama, orang dalam juga. Jadi publik pasti bertanya-tanya apa yang sebenarnya berubah,” tulis seorang pengguna media sosial.

Hingga kini pemerintah belum menyampaikan adanya persoalan hukum yang melatarbelakangi pergantian Kepala BGN.

Istana sebelumnya menjelaskan pergantian dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Dadan sendiri belum memberikan pernyataan terkait berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial.

Sementara itu, perbincangan di ruang digital masih terus bergulir.

Sebagian warganet meyakini pencopotan tersebut bukan akhir dari kiprah Dadan di pemerintahan.

“Tenang saja, netizen sudah hafal. Kalau dicopot tanpa drama hukum, biasanya masih ada babak berikutnya. Makanya banyak yang bilang pasti ada plot twist,” tulis salah satu komentar yang ramai diperbincangkan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU