Pesan Tegas Mentan Amran ke Mahasiswa: Jangan Diam, Kalian Penentu Nasib Pertanian RI

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMMentan Amran minta mahasiswa aktif kawal pertanian, jangan pasif, karena masa depan sektor ini ada di tangan generasi muda Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan peran strategis mahasiswa sebagai penentu masa depan sektor pertanian Indonesia.

Dalam forum diskusi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Amran menyampaikan pesan tegas agar generasi muda tidak pasif dan berani mengambil peran dalam pembangunan nasional.

“Karena ini nanti memimpin menggantikan kita. Pemimpin masa depan. Kita harus isi mereka dengan hal-hal positif,” ujar Mentan Amran dalam diskusi yang digelar di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Amran menekankan pembangunan sektor pertanian tidak bisa dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas generasi, khususnya dengan kalangan mahasiswa.

- Advertisement -

“Ini tidak bisa kita bangun jalan sendirian, tapi butuh kolaborasi. Mahasiswa kita libatkan, kita beritahu apa program-program unggulan pemerintah, apa tujuannya, dan apa yang sudah dicapai hari ini,” katanya.

Menurut Amran, mahasiswa harus mulai dipersiapkan sejak dini untuk menjadi penerus pembangunan nasional, termasuk dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Ia juga mendorong generasi muda untuk memiliki rasa percaya diri dan semangat tinggi dalam meraih cita-cita.

“Anak-anakku, kalian harus percaya diri, kalian hebat. Cita-cita digantung setinggi-tingginya, dikejar jangan diam. Anda yang menentukan nasib anda. Anda nanti yang melanjutkan perjuangan kita melawan mafia dan pihak yang merugikan bangsa,” tegasnya.

Selain sebagai penerus, mahasiswa juga dinilai memiliki peran penting sebagai pengawas kebijakan pemerintah.

Amran menyebut kritik dari mahasiswa sangat dibutuhkan, selama disampaikan secara konstruktif dan berbasis data.

“Kalau ada yang keliru, ayo kita sempurnakan. Kami ingin menyampaikan fakta data. Negara butuh kritik konstruktif. Dulu aku janji 4 tahun swasembada, berubah 1 tahun, dan tahun ini kita sudah swasembada,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mentan Amran memaparkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan berbagai program strategis untuk masa depan, salah satunya pengembangan hilirisasi di sektor pertanian.

Ia menyebut potensi ekonomi dari hilirisasi, khususnya komoditas sawit, sangat besar dan akan menjadi peluang bagi generasi muda.

“Ini sawit untuk generasi muda nanti. 3 juta kita sewa, kita olah, kita hilirisasi, itu nilai tambahnya luar biasa. Nilainya kurang lebih hampir kurang lebih 1.000 triliun nilainya. Dan itu untuk negara, untuk mereka nanti,” jelasnya.

Menurut Amran, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun fondasi kuat bagi pertanian nasional sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pengelolaannya.

Ia pun menutup pernyataannya dengan penegasan bahwa masa depan Indonesia, khususnya sektor pertanian, berada di tangan mahasiswa saat ini.

“Siapa yang mau lanjutkan, kalau bukan mahasiswa,” tutupnya.

Pesan tersebut menjadi dorongan kuat bagi kalangan mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat aktif dalam pembangunan, terutama di sektor pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU