HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jumlah korban jiwa imbas kecelakaan kereta KRL vs KA Argo Bromo Anggrek terus bertambah. Data sementara, PT PT Kereta Api Indonesia (Persero) sudah melaporkan total korban mencapai 107 orang yang 16 di antaranya meninggal dunia.
“Hingga saat ini tercatat sebanyak 107 korban, terdiri dari 16 meninggal dunia dan 91 luka-luka,” kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, (29/4/2026).
Dari total korban luka, sebagian sudah diizinkan kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan.
Anne menjelaskan, dari 91 korban luka, sebanyak 43 penumpang telah dipulangkan. Sementara sisanya masih dirawat di sejumlah rumah sakit.
Dia mewakili PT KAI menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan.
“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” jelas Anne.
Pernyataan ini menegaskan bahwa penanganan korban masih menjadi prioritas utama di tengah proses pemulihan operasional.
Uji Coba Layanan Mulai Dilakukan
Di sisi lain, upaya pemulihan jalur kereta di lintas Bekasi–Cikarang mulai menunjukkan perkembangan. Setelah proses evakuasi sarana dan prasarana dilakukan, uji coba operasional pertama berhasil dilaksanakan.
Pada Rabu (29/4) pukul 11.55 WIB, rangkaian uji coba CL-125.4008 telah melintas di Stasiun Bekasi Timur sebagai bagian dari pengujian kesiapan jalur.
Dia bilang uji coba ini juga jadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan.
“Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan,” ujar Anne.
Langkah ini jadi indikator awal bahwa layanan kereta secara bertahap akan kembali normal, meski tetap melalui evaluasi ketat.
Di tengah proses pemulihan, perhatian utama tetap diarahkan pada korban dan keluarga terdampak. KAI memastikan barang-barang milik korban yang ditemukan di lokasi akan didata dan dikembalikan secara bertahap.
Untuk membantu keluarga dan penumpang, KAI juga membuka posko layanan di dua titik, yakni di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir.

