Said Didu Sentil Jokowi soal Statemen yang Menuduh yang Membuktikan

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMMantan pejabat di BUMN sekaligus aktivis demokrasi, Muhammad Said Didu menilai statemen Joko Widodo (Jokowi) yang meminta penuduh ijazah S1 Fakultas Kehutanan UGM (Universitas Gadjah Mada) adalah palsu adalah mereka yang bertanggung jawab membuktikannya, adalah keliru dan aneh.

“Pernyataan aneh,” kata Said Didu, Jumat (10/4/2026).

Hal ini disampaikan Didu karena apa yang disampaikan Jokowi jelas sesat logika. Sebab dokumen ijazah Jokowi seharusnya adalah informasi publik, di mana masyarakat berhak untuk tahu soal kebasahan dokumen tersebut.

Sebab dokumen ijazah S1 yang diklaim Jokowi asli adalah materi yang pernah dipergunakan untuk menjadi dokumen administrasi pencalonannya sebagai pejabat publik atau penyelenggara negara.

Di mana dokumen ijazah yang sama digunakan untuk mencalonkan diri sebagai calon Walikota Solo tahun 2010 dan menang. Kemudian pernah juga digunakan untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 dan menang.

Lalu dokumen yang sama pun pernah dipergunakan oleh Joko Widodo maju dalam Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Hasilnya, ayah kandung Gibran Rakabuming Raka itu pun menang dan menjadi Presiden RI selama dua periode.

- Advertisement -

“Rakyat berhak menanyakan keaslian ijazah Bapak karena pernah digunakan untuk jabatan publik,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan sikapnya terkait permintaan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) agar menunjukkan ijazah aslinya.

Ia menegaskan, polemik tersebut sebaiknya diselesaikan melalui proses hukum. Menurutnya, pihak yang menuduh memiliki kewajiban untuk membuktikan.

“Itu juga serahkan pada proses hukum yang ada. Dan, memang mestinya yang menuduh itu yang membuktikan,” kata Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/4/2026).

Oleh sebab itu, dirinya masih menolak untuk menunjukkan ijazahnya kepada publik. Karena ia merasa tidak memiliki beban hukum apa pun untuk menuruti keinginan sejumlah kalangan agar dirinya menunjukkan dokumen ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada yang diklaimnya asli itu.

“Bukan saya disuruh menunjukkan. Nanti semua orang bisa menuduh dan suruh menunjukkan buktinya yang dituduh. Kebalik-balik itu,” tambahnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Freelancer
Muhammad Ibnu Idris
Freelancer, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU