Sampah Jakarta Dialihkan ke RDF Rorotan Usai Longsor Bantargebang

3 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mengoperasikan RDF Plant Rorotan sebagai langkah strategis untuk membantu pengolahan sampah ibu kota sekaligus menjaga stabilitas sistem pengelolaan sampah setelah terjadi longsor di TPST Bantar gebang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan pengoperasian fasilitas ini bertujuan memastikan layanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal meskipun sebagian area di Bantargebang masih dalam proses penataan.

RDF Rorotan mulai beroperasi pada Selasa (10/3/2026) dengan kapasitas awal sekitar 300 ton sampah per hari. Kapasitas tersebut rencananya akan ditingkatkan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan.

“Kemudian akan ditingkatkan 1.000 ton per hari,” ujar Asep.

Meski sempat terdampak longsor, pelayanan pembuangan sampah di TPST Bantargebang tetap berjalan melalui beberapa zona yang masih aman digunakan.

Saat ini, pengelolaan sampah dilakukan melalui Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas sekitar 4.000 ton per hari.

- Advertisement -

Sementara itu, Zona 4 Besar masih dalam tahap perapihan setelah peristiwa longsor. Setelah proses penataan selesai, zona tersebut akan kembali dioperasikan dengan tambahan kapasitas sekitar 1.500 ton sampah per hari.

Beberapa Fasilitas Pengolahan Sampah Dioptimalkan

Selain mengoperasikan RDF Plant Rorotan, Pemprov DKI Jakarta juga memaksimalkan fasilitas pengolahan sampah lainnya.

Pengolahan sampah juga dilakukan di RDF Plant Bantargebang yang memiliki kapasitas sekitar 800 ton per hari. Selain itu, terdapat pula fasilitas PLTSa Merah Putih yang mampu mengolah sekitar 100 ton sampah per hari.

Dengan memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut, pemerintah berharap penanganan sampah di Jakarta tetap terkendali meskipun terjadi gangguan operasional di Bantargebang.

Melalui skema pengolahan yang dilakukan saat ini, total sampah yang dapat ditangani diperkirakan mencapai 6.700 hingga 7.150 ton per hari hingga akhir pekan ini.

Pemerintah optimistis sistem pengelolaan sampah di Jakarta dapat kembali normal dalam waktu dekat.

“Dengan berbagai langkah penanganan yang sedang dilakukan, kami berharap operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam waktu satu pekan ini,” kata Asep.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan penanganan sampah tetap berjalan lancar sekaligus menjaga kebersihan lingkungan ibu kota.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU