HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Qatar menyatakan kecaman keras atas dugaan penargetan wilayahnya dengan rudal balistik oleh Iran. Doha menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kedaulatan nasional serta ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas kawasan.
Dalam pernyataan resminya yang dirilis oleh Dubes Qatar Untuk Indonesia, Kementerian Luar Negeri Qatar menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran langsung terhadap integritas teritorial negara dan bentuk eskalasi yang tidak dapat diterima.
“Negara Qatar berhak sepenuhnya untuk menanggapi serangan ini sesuai dengan ketentuan hukum internasional dan dengan cara yang proporsional dengan sifat agresi tersebut, guna mempertahankan kedaulatan serta melindungi keamanan dan kepentingan nasionalnya,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar seperti dikutip Holopis.com, Minggu (1/3/2026).
Meski demikian, Qatar menegaskan komitmennya terhadap jalur diplomasi. Pemerintah menyebut selama ini Doha menjadi salah satu pendukung utama dialog dengan Republik Islam Iran dan secara konsisten menyerukan penyelesaian perselisihan melalui cara-cara damai.


Kementerian Luar Negeri juga menekankan bahwa penargetan wilayah Qatar tidak sejalan dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Tindakan tersebut dinilai mengancam fondasi saling pengertian yang selama ini menjadi dasar hubungan bilateral kedua negara.
Qatar pun mengingatkan pentingnya menahan diri demi mencegah eskalasi lebih lanjut yang dapat memperburuk situasi keamanan di kawasan.


