HOLOPIS.COM, JAKARTA – Moh Zaki Ubaidillah akan melakoni laga debutnya di ajang level 750. Ubed pun tak sabar ingin segera tampil di Japan Open 2026.
Diketahui, Japan Open 2026 Super 750 ini akan digelar di Tokyo Metropolitan Gymnasium, mulai 14-19 Juli mendatang. Ada pun turnamen tersebut menjanjikan hadiah total sebesar 950 ribu USD atau sekitar Rp 17 miliar.
Indonesia sendiri telah mengumumkan daftar skuadnya untuk Japan Open 2026, sebanyak 11 wakil diturunkan. Dari nama-nama yang terdaftar, terselip nama yang bakal menjalani debut level Super 750, yaitu Moh Zaki Ubaidillah.
Tunggal putra peraih juara Thailand Masters 2026 ini mengaku tidak sabar melakoni laga perdana. “Alhamdulillah senang bisa tampil di Japan Open apalagi ini super 750 pertama saya,” ungkap Ubed, panggilan Moh Zaki Ubaidillah, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Karena memang tahun ini saya targetkan diri saya bisa main di 750 sama 1000 dan akhirnya bisa mencapai target, pastinya tantangan nya lebih besar dan lebih berat lagi karena udh ketemu banyak pemain top,” tambah Ubed.
Ubed mengatakan persiapan mental jadi fokus utama di kesempatan kali ini.
“Pasti kalau dari saya terutama mental dan semangat nya tidak boleh kendur, harus bisa mengontrol diri juga karena pastinya engga mudah ketemu pemain senior. Semoga bisa menampilkan yang terbaik dan bisa menjalani apa yang sudah saya siapkan sebelumnya,” kata Ubed.
“Kondisi lapangan tidak ada angin sama sekali dan laju bolanya normal. Saya siap untuk laga pertama,” sahutnya.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia pun harus kehilangan dua ganda campuran andalannya, yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Mereka dipastikan absen di Japan Open 2026.
“Felisha bersama pasangannya Jafar Hidayatullah diputuskan mundur dari Japan Open 2026 karena Felisha mengalami cedera pergelangan kaki pada saat latihan, sehingga dinyatakan belum siap untuk bertanding di Japan Open. Keputusan ini diambil berdasarkan kondisi kesehatan atlet dengan mempertimbangkan aspek pemulihan agar dapat kembali berkompetisi dalam kondisi terbaik,” sebut Shendy Puspa Irawati, manajer tim Indonesia.
“Untuk Adnan/Indah ditarik keikutsertaannya dari Japan Open 2026 dan China Open 2026. Berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih persiapan keduanya dinilai belum berjalan secara maksimal untuk tampil di dua turnamen tersebut,” pungkas Shendy.


