HOLOPIS.COM, JAKARTA – Aksi protes menentang serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran digelar di Parliament Square, pusat kota London, Inggris, pada Sabtu (28/2). Demonstrasi berlangsung di kawasan yang berdekatan dengan ikon kota, Big Ben.
Para peserta terlihat mengibarkan bendera nasional Iran serta membawa berbagai plakat berisi pesan penolakan terhadap intervensi militer. Sejumlah demonstran juga menyerukan penghentian serangan dan mendesak penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik.
Dalam aksi tersebut, massa berdiri di area Parliament Square sambil mengangkat poster dan spanduk anti-perang. Seorang pria tampak memegang bendera Iran di depan Big Ben, sementara peserta lain membentangkan berbagai pesan yang mengecam operasi militer terbaru.

Aksi ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi tempur besar-besaran terhadap Iran pada Sabtu. Serangan tersebut disebut memperluas konflik yang sebelumnya telah memanas di kawasan Timur Tengah.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan kepentingan Israel dan Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan. Ledakan dilaporkan terjadi di Bahrain, Qatar, Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Dampak Global dan Respons Internasional
Eskalasi konflik turut berdampak pada aktivitas sipil dan penerbangan internasional. Sejumlah negara meningkatkan status kewaspadaan keamanan, sementara maskapai penerbangan membatalkan atau mengalihkan rute untuk menghindari wilayah yang terdampak.
Wilayah udara Iran dilaporkan ditutup sementara, dan beberapa bandara di kawasan Teluk menghentikan operasional sebagai langkah antisipasi. Pemerintah sejumlah negara juga mengeluarkan imbauan keselamatan kepada warganya di Timur Tengah.
Aksi di London mencerminkan kekhawatiran publik internasional atas potensi meluasnya konflik dan dampaknya terhadap stabilitas global.


