HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, langsung mencuri perhatian pada debutnya di kelas Moto3 musim 2026. Tampil di seri pembuka yang digelar di Chang International Circuit, Minggu (1/3/2026), Veda sukses finis di posisi kelima setelah menjalani duel sengit sepanjang balapan.
Rider yang membela Honda Team Asia itu tampil impresif dalam lomba 19 putaran tersebut. Meski sempat tertinggal di awal, Veda perlahan memangkas jarak dan mulai bergabung dengan rombongan terdepan sejak lap keenam.
Sejak saat itu, persaingan makin panas. Veda bahkan beberapa kali mengamankan posisi ketiga dan terlibat pertarungan ketat dalam perebutan podium.
Konsistensinya di barisan depan menunjukkan mental balap yang matang, meski ini adalah musim debutnya di ajang Moto3.
Start dari posisi kelima, Veda akhirnya menuntaskan balapan di posisi yang sama. Ia mencatatkan selisih waktu 9,687 detik dari pemenang dan berhak atas 11 poin penting di klasemen awal musim.
Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa talenta asal Gunung Kidul, Yogyakarta tersebut siap bersaing di level dunia.
Balapan dimenangi oleh David Almansa dari tim Liqui Moly Dynavolt Intact GP dengan catatan waktu 32 menit 14,186 detik.
Posisi kedua diraih Maximo Quiles (CFMOTO Aspar Team) hanya terpaut 0,003 detik, sementara Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 melengkapi podium dengan selisih 9,480 detik.
Usai seri Thailand, para pembalap akan bersiap menuju putaran kedua yang digelar 20–22 Maret di Autódromo Internacional de Goiânia, Brasil.
Debut manis ini membuktikan satu hal Veda Ega bukan sekadar pelengkap grid. Ia datang untuk bertarung dan Indonesia kini punya alasan besar untuk berharap di Moto3 2026.


