KPK Duga Bupati Pati nonaktif Sudewo Terima Fee Proyek DJKA Wilayah Jatim

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTABupati Pati nonaktif Sudewo (SDW) diduga menerima aliran dana terkait proyek-proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) wilayah Jawa Timur. Pejabat pembuat komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jatim periode 2021-2022, Reza Maullana Maghribi diduga mengetahui hal tersebut.

Dugaan aliran dana itu lantas didalami tim penyidik KPK saat memeriksa Reza Maullana Maghribi sebagai saksi untuk tersangka Sudewo pada Senin (9/2/2026). Tak hanya aliran dana, penyidik juga mendalami plotting proyek-proyek yang berkaitan dengan Sudewo yang sebelumnya menjabat Anggota Komisi V DPR.

“Di mana saksi didalami berkaitan dengan plotting proyek-proyek yang berkaitan dengan SDW, khususnya untuk proyek-proyek di DJKA wilayah Jawa Timur. Termasuk juga didalami berkaitan dengan dugaan fee proyek yang mengalir kepada SDW,” ucap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, seperti dikutip Holopis.com, Selasa (10/2/2026).

Namun, tak dirinci terkait plotting proyek tersebut. Tak dirinci juga dugaan besaran aliran fee ke Sudewo itu.

Selain kasus dugaan suap proyek DJKA, Bupati nonaktif Pati, Sudewo juga ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dugaan pematokan uang upeti atau pemerasan terhadap calon perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penetapan tersangka Sudewo merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 18 Januari 2026.

Nantinya, KPK akan menggunakan dakwaan kumulatif terhadap Sudewo. Dakwaan kumulatif dimaksudkan agar perkara yang menjerat Sidewo berjalan efektif.

- Advertisement -

“Nah dengan dua penyidikan yang berjalan untuk tersangka yang sama, yaitu SDW, tentunya nanti juga bisa dilakukan dakwaan kumulatif supaya prosesnya juga menjadi lebih efektif untuk tersangka SDW,” tutur Budi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rangga Tranggana
Ronalds Petrus Gerson
Rangga Tranggana, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU