HOLOPIS.COM, JAKARTA – Influencer sekaligus CEO Malaka Project Ferry Irwandi melakukan upaya peduli Sumatera dengan penggalangan donasi melalui Kitabisa.com.
Kampanye penggalangan dana solidaritas bantu korban di Sumatera ini pun disiarkan secara live streaming di akun Youtube pribadi Ferry Irwandi. Dalam siaran 2 jam live, ia berhasil mengumpulkan donasi hingga Rp4,5 Miliar.
“Sudah 4 setengah miliar teman-teman 2 jam kita live. Masih ada sekitar 10 jam lagi,” ucap Ferry di akun Youtubenya yang dilihat Holopis.com, Senin (1/12/2025) malam.
Dalam deskripsi donasi di platform Kitabisa.com, Ferry mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa berpartisipasi dalam penggalangan donasi untuk membantu penanggulangan banjir dan tanah longsor di Sumatera.
Hal ini disampaikan Ferry karena semua akses publik tertutup, akses untuk mendapatkan tempat tinggal, makanan, pakaian hingga obat-obatan juga menjadi faktor yang sangat mendesak bagi para korban bencana alam di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat.
“Akibat banjir dan longsor ini, aktivitas warga lumpuh total. Banyak yang kehilangan rumah, sumber penghasilan, dan rasa aman. Mereka kini sangat membutuhkan uluran tangan kita untuk bisa bertahan dan bangkit kembali,” tulis Ferry.
Selain logistik makanan hingga obat-batan, layanan kesehatan hingga air bersih juga menjadi sesuatu yang mendesak. Maka dari itu, kampanye ini dilakukan oleh Ferry bersama tim Malaka Project untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di Sumatera.
“Setiap kebaikan yang kamu titipkan hari ini adalah harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang,” pungkasnya.
Teman-teman, saudara kita di Sumatra membutuhkan bantuan kita. Curah ekstrem yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut telah memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah di Sumatra, meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
Air merendam permukiman, akses jalan dan listrik terputus, rumah-rumah warga rusak, serta fasilitas umum lumpuh. Ribuan warga kini terpaksa mengungsi dan bertahan hidup dalam kondisi serba terbatas.
Perkembangan terkini:
Sumatra Utara
13 Kabupaten/kota terdampak,
47 Warga meninggal dunia,
9 Warga dinyatakan hilang,
67 Warga lainnya mengalami luka berat maupun luka ringan.
Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara
Sumatra Barat
13 Kabupaten/kota terdampak,
12.000 Warga terdampak,
21 Warga meninggal dunia,
3 Warga dinyatakan hilang,
4 Warga mengalami luka-luka.
Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Barat
Aceh
20 Kabupaten/kota terdampak
22 Warga meninggal dunia
Akses jalan menuju Aceh Utara melalui Gunung Salak dan Gayo Luwes menuju Takengon-Blangkejeren terputus.
Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Aceh
Di pengungsian, warga harus bertahan dengan keterbatasan makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta perlengkapan dasar lainnya. Anak-anak, lansia, dan kelompok rentan menjadi pihak yang paling terdampak.
Akibat banjir dan longsor ini, aktivitas warga lumpuh total. Banyak yang kehilangan rumah, sumber penghasilan, dan rasa aman. Mereka kini sangat membutuhkan uluran tangan kita untuk bisa bertahan dan bangkit kembali.
Bencana ini meninggalkan luka yang dalam bagi ribuan keluarga di Sumatra. Namun, harapan itu masih ada melalui kepedulian kita semua.
Mari kita bersama membantu meringankan beban mereka dengan cara:
Klik tombol “DONASI SEKARANG”
Masukkan nominal donasi
Pilih metode pembayaran
Segera lakukan transfer sesuai nominal jika menggunakan Transfer Bank & Virtual Account
Sedikit dari yang kita punya, sangat berarti untuk menyediakan makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya bagi saudara-saudara kita di pengungsian.
Terima kasih banyak, #OrangBaik.
Setiap kebaikan yang kamu titipkan hari ini adalah harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang.
Salam hangat,
Ferry Irwandi


