Dengan catatan rekam jejak publik tersebut, Mahfud mengatakan jika di era Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, tingkat kepercayaan Polri di mata publik sangat buruk.
“Periode Pak Listyo terendah. Puncak kejelakannya paling terpuruknya di tahun 2022. Sekarang mulai membaik, tapi lalu menjadi masalah lagi, kalau begitu harus dilakukan reformasi,” papar Mahfud MD.
Untuk semua masukan yang disampaikan semua stakeholders kepadanya, telah ia tampung dengan baik. Pun sampai dengan saat ini, memang dirinya tak akan menyampaikan konklusi apa pun sebelum mendapati sikap resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait wacana pembentukan Tim Reformasi Polri tersebut.
“Saya tampung aja semua. Saya tidak boleh mengambil kesimpulan mana yang lebih bagus kan sebelum Presiden bicara mau apa. Jadi semua saya katakan ke publik agar diolah tapi saya tidak punya sikap yang aman ini,” tandasnya.
“Nanti aja kalau memang Presiden panggil dan tim ini jadi dibentuk, ini masalahnya, bapak mau arah mana,” pungkas Mahfud.


