Polda Jateng Sebut Demonstran Disusupi Kelompok Anarkis, Bikin Demo di Pati Chaos

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

JAKARTA – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan bahwa sebenarnya demonstrasi dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berlangsung damai dan kondusif.

“Hari ini dari awal kegiatan unjuk rasa yang dilaksanakan oleh masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasinya berjalan dengan baik,” kata Artanto di Pendopo Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025).

Namun demikian, aksi unjuk rasa pecah dan terjadi kekacauan setelah datang sejumlah kelompok anarkis yang membuat situasi semakin tidak kondusif.

“Menjelang siang hari muncul kelompok lain yang bersifat anarkis sehingga merusak suasana aksi unjuk rasa yang damai, yang mengakibatkan situasi eskalasinya menjadi meningkat dan chaos,” ujarnya.

Kemudian, anggota Kepolisian dari Polres Pati dibantu oleh Polda Jawa Tengah mencoba melakukan imbauan kepada massa aksi secara persuasif agar mereka tetap menjaga kondusifitas. Namun karena imbauan tidak kunjung diindahkan dan aksi semakin anarkis, Polri pun langsung melakukan tindakan terukur.

“Oleh karena itu, pihak kepolisian melakukan imbauan secara persuasif terhadap massa yang melakukan anarkis tersebut, dan massa tidak mau memahami perintah dari kepolisian, akhirnya kita dorong keluar dan kita pecah aksi massa anarkis tersebut dan alhamdulillah, sekitar pukul setengah 4 ini situasi sudah kondusif,” jelas Artanto.

Saat ini, Polri melakukan sweeping dan patroli di sekitar kawasan Pendopo Kabupaten Pati untuk memastikan situasi netral dan menghindari gesekan yang bisa saja pecah.

“Kita melakukan kegiatan patroli untuk memastikan bahwa kota pati dalam keadaan kondusif dan aman,” terangnya.

Lebih lanjut, perwira tinggi Polri berpangkat melati tiga ini pun menyebut, setidaknya 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dicap sebagai provokator aksi anarkisme di depan pendopo Kabupaten Pati.

“Saat ini pelaku yang menjadi provokator ada 11 dan dilakukan pengamanan. Saat ini sudah dilakukan pendataan dan ditangani oleh pihak reserse,” ujar Artanto.

Untuk kerusakan dari pihak Kepolisian, Artanto menyebut satu unit kendaraan dinas milik Propam Polri dirusak oleh massa. Selain digulingkan, unit kendaraan roda empat tersebut pun dibakar.

“Ada 1 kendaraan Polri dari Propam berhasil digulingkan oleh massa tersebut dan dibakar. Ini akan kita telusuri dan dilakukan penyelidikan dan penyidikan dari tim penyidik,” lanjutnya.

Sementara untuk korban yang diidentifikasi, Artanto menyebut total sebanyak 34 orang, termasuk 7 di antaranya adalah anggota Kepolisian. Mereka mengalami luka-luka beragam akibat kontak fisik antara masyarakat dengan Polisi.

Namun demikian, ada sejumlah korban yang sudah dipulangkan. Namun data pasti ia belum mendapatkan informasi perkembangannya.

“Korban ada 34 orang, saat ini sedang diobati dan dirawat. Ada yang sudah dipulangkan. Ada 7 atau mungkin lebih dari anggota Polri. Luka-luka lebam, luka bocor kepala, robek kulit karena aksi anarkis ini,” pungkasnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU