Ketika Pemprov Jabar Dianggap Tebang Pilih, Giliran Anak Jokowi Boleh, Anies Dilarang

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polemik tentang penggunaan fasilitas milik pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah senter. Hal ini pasca pelarangan kegiatan sosialisasi Anies Baswedan di Gedung Indonesia Menggugat pada 8 Oktober 2023. Sementara Kaesang Pangarep yang notabane Ketum PSI sekaligus anak bungsu Presiden Jokowi boleh menggunakan Sport Jabar Arcamanik di hari yang sama.

Benarkah pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin telah tebang pilih ?.

Berdasarkan keterangan dari Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Gilang Syailendra, bahwa pihaknya tidak tahu menahu soal rencana kegiatan yang dihadiri oleh Kaesang. Saat panitia melakukan proses permintaan izin penggunaan fasilitas Pemprov, mereka hanya mengatasnamakan diri Gerakan Generasi Milenial Indonesia (GGMI), dan mengaku hanya kegiatan internal organisasi saja.

“Panitia akan menggunakan Youth Center untuk kegiatan internal organisasi, tidak menyampaikan akan dihadiri Kaesang,” kata Gilang, Senin (9/10) kemarin yang dikutip Holopis.com.

Pasca permintaan izin itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya sempat mendapatkan informasi dari Kepolisian bahwa kegiatan yang diselenggarakan itu bakal dihadiri oleh Kaesang Pangarep, hanya saja belum ada kepastian.

Namun saat hari H pelaksanaan, tiba-tiba ada kabar jika Kaesang sudah confirmed untuk hadir di acara yang diselenggarakan di Sarana Olahraga atau SOR Arcamanik yang notabane adalah fasilitas olahraga milik Pemprov Jawa Barat.

- Advertisement -

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memberikan penjelasan mengapa pengelola gedung tetap mengizinkan agar acara GGMI tetap dilangsungkan, padahal jelas-jelas Kaesang hadir.

Diklaim Bey, acara tersebut tidak mengandung unsur politik praktis, di mana tak ada seruan untuk mengajak bergabung atau mendukung atau memilih seseorang dalam kontestasi pemilu 2024.

“Di acaranya Mas Kaesang tidak ada atribut partai dan dalam diskusinya pun tak ada ajakan untuk memilih orang tertentu, partai tertentu,” kata Bey.

Pun demikian, ia tak menampik bahwa ada seruan bagi kaum muda untuk ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2024 mendatang. Hanya saja tak ada seruan untuk memilih partai tertentu.

“Beliau (Kaesang) menyebut semua partai, semua capres, dan juga mengajak generasi muda untuk menggunakan hak suara pada pemilu, jadi itu murni diskusi,” tegasnya.

Sementara itu jika dilihat dari situasi di sana, memang terpampang atribut wajah Kaesang dengan tulisan “Politik Move On” dan “Politik Riang Gembira” dengan wajah jelas Kaesang.

Tampak hadir sejumalh petinggi PSI seperti Giring Ganesha, Isyana Bagoes Oka, bahkan Kaesang didampingi istrinya, Erina Sofia Gudono.

Anies Dilarang Masuk Gedung Indonesia Menggugat

Sejalan dengan kegiatan yang terjadi di Bandung, Anies juga sempat dijadwalkan menghadiri kegiatan sosialisasi dirinya sebagai Bacapres 2024 yang diusung oleh Koalisi Perubahan. Sedianya, kegiatan Anies akan menggunakan Gedung Indoensia Menggugat (GIM) pada hari Minggu, 8 Oktober 2023.

Baca selengkapnya di halaman kedua.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU